blank
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo (kiri) menyerahkan reward kepada Kapolsek Wonogiri Kota Iptu Pradana Dwi Atmaja, atas capaian prestasi kinerjanya yang menempati di peringkat satu.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, trend gangguan Keamanan Ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada Bulan Maret 2026 mengalami kenaikan dibanding bulan Februari. Sementara penyelesaian perkara justru menurun.

Hal itu terungkap dalam Rakor antisipasi gangguan Kamtibmas berimplikasi kontijensi Tahun 2026. Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, Rakor dipimpin langsung Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri.

Rakor digelar dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas dan dalam upaya mengantisipasi gangguan yang berimplikasi kontijensi Tahun 2026. Ikut hadir mengikuti Rakor, para Kabag, Kasat, Perwira, serta Kapolsek se jajaran Polres Wonogiri.

Dalam paparannya, Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Agus Syamsudin, menyampaikan timeline kesiapan dari Polda Jawa Tengah, dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas. Yakni mulai dari konsolidasi satuan, silaturahmi Kamtibmas, latihan satuan hingga, latihan gabungan lintas fungsi dalam penanganan aksi anarkis.

“Trend gangguan Kamtibmas pada Bulan Maret 2026 mengalami kenaikan dibanding Bulan Februari. Sementara penyelesaian perkara justru menurun. Hal ini harus menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kinerja,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe, dalam paparannya menyampaikan titik rawan kecelakaan (blackspot) di wilayah Wonogiri. Yakni di ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani dan ruas Jalan antarprovinsi Wonogiri (Jateng) – Ponorogo (Jatim). Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, seperti patroli, pemasangan imbauan, hingga edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

Sipolan

Sat Lantas juga mengembangkan inovasi berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) melalui aplikasi Sipolan, serta penyediaan layanan quick response dan BBM darurat bagi masyarakat.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, dalam arahannya menekankan pentingnya langkah preemtif, preventif dan represif secara seimbang. Kepada seluruh personel, diingatkan untuk bijak dalam penggunaan media sosial (Medsos), serta tidak menyampaikan informasi yang belum terverifikasi.

Kedepankan, Polres Wonogiri akan berupaya untuk meningkatkan silaturahmi Kamtibmas bersama seluruh elemen masyarakat. Termasuk dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan silat dan generasi muda. Pendekatan humanis, tandas Kapolres, menjadi kunci menjaga situasi tetap kondusif.

Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian reward kepada jajaran dan personel yang berprestasi pada periode Maret 2026. Polsek Wonogiri Kota Pimpinan Kapolsek Iptu Pradana Dwi Atmaja, meraih peringkat pertama. Yakni menjadi Polsek terbaik, dan atas prestasinya ini diberikan pataka sebagai lambang supremasi capaian kinerja terbaik, serta hadiah satu ekor kambing. Sementara Polsek Girimarto, disebutkan berada pada peringkat terakhir.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada personel dengan kontribusi terbaik dalam pengelolaan media sosial dinas. Kegiatan ini, menjadi bagian dari evaluasi rutin Polres Wonogiri, demi memperkuat kesiapan personel, serta memastikan langkah strategis dalam menjaga Kamtibmas berjalan optimal, responsif, dan sesuai dengan kebijakan pimpinan.(Bambang Pur)