KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Wakil Bupati Magelang, Sahid, menegaskan pentingnya pengelolaan data kependudukan yang akurat, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat dia membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan informasi administrasi kependudukan di Ruang Rapat Bina Karya, Setda Kabupaten Magelang, Rabu (8/4/2026).
Sahid menekankan bahwa data kependudukan bukan sekadar angka, melainkan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan publik yang tepat sasaran.
“Setiap kebijakan, baik pengentasan kemiskinan, peningkatan pendapatan, maupun pengurangan beban masyarakat, harus berbasis pada data yang akurat, khususnya bagi masyarakat desil 1 dan desil 2,” ujarnya.
Ditandaskan, melalui program Satu Data Administrasi Kependudukan Kabupaten Magelang, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan tata kelola data yang lebih baik, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dia menambahkan, kegiatan Bimtek itu menjadi langkah strategis untuk meningkatkan validitas data sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa, dan petugas registrasi agar pelayanan publik berjalan lebih cepat, tepat, dan komunikatif.
Sahid juga mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang, di antaranya layanan administrasi kependudukan “Sahabat Tanyabisa” yang diluncurkan pada Maret 2025. Serta layanan terpadu sidang isbat nikah berbasis data kependudukan pada Mei 2025.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, kami mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan Disdukcapil. Menjadi bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, dia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk melaksanakan Rencana Aksi Daerah (RAD) secara konsisten agar data kependudukan benar-benar menjadi instrumen efektif dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, data adalah kekuatan. Dengan data yang valid, mampu merancang kebijakan yang adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Magelang, Anta Murpuji Antaka, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat.
Dalam forum tersebut, hadir perwakilan dari beberapa dinas, seperti Dispermades, serta bagian hukum. Sejumlah camat turut mengikuti kegiatan, di antaranya Camat Ngluwar, Candimulyo, dan Tegalrejo, beserta jajaran sekretariat kecamatan. Selain itu, para kepala desa dari berbagai wilayah juga hadir, seperti Kepala Desa Tembelan, Suruhadi, Sirtogabak, Pucungrejo, hingga Tamanagung.
Eko Priyono













