blank
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang Andhie Fajar Arianto musnahkan sabu dan obat-obatan terlarang. Foto: Ning S (SUARABARU.ID)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang melakukan pemusnahan barang bukti 97 perkara tindak pidana umum yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde), Selasa (7/4/2026).

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi tindak pidana narkotika dan zat adiktif lainnya 62 perkara, tindak pidana umum lainnya 35 perkara, dan 3 perkara tindak pidana khusus.

Untuk barang bukti yang dimusnahkan diantaranya narkotika jenis sabu 859,20919 gram, tembakau sintetis 3,75018 gram, alprazolam 850 butir, atarax alprazolam 1.476 butir, mersi alprazolam 110 butir, calmlet alprazolam tablet 1mg 100 butir, HEXYMER ®2 TRIHEXYPHENIDYL 2 mg 2.000 butir, DEXTROMETHORPHAN 100 butir, riklona 60 butir, pil berlogo Y 64.260 butir, pil yarindo 38.000 butir, tablet pil berwarna putih 37.000 butir, pil DMP 109.270 butir, dan strip bungkus silver garis hijau 40 butir,

blank
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang Andhie Fajar Arianto musnahkan barang bukti rokok tanpa cukai dan barang bukti lainnya. Foto: Ning S (SUARABARU,ID)

Selain itu alat komunikasi (HP) 18 buah, senjata tajam (Sajam) 10 buah, rokok tanpa pita cukai 75 karton 224 ball, dan 5.520 slop rokok tanpa pita cukai.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Andhie Fajar Arianto mengungkapkan, pemusnahan barang bukti tersebut berasal dari Tindak Pidana Umum yang berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Semarang telah berkekuatan hukum tetap, dinyatakan dirampas untuk dimusnahkan selama periode Triwulan I tahun 2026.

“Dalam pemusnahan barang bukti, rokok tanpa pita cukai dimusnahkan dengan cara dibakar, untuk barang elektronik seperti HP dimusnahkan dengan cara dihancurkan sehingga tidak dapat digunakan lagi,” terang Andhie.

Sementara untuk barang bukti narkotika, obat-obatan dan pil seperti sabu, tembakau sintetis, alprozolam, atarax alprazolam, dan obat-obatan lainnya dimusnahkan dengan cara dimasukkan kedalam mesin blender. Sedangkan barang bukti senjata tajam dihancurkan dengan memakai alat grinda.

Andhie berharap dengan pemusnahan ini dapat memberi dampak positif terhadap penegakan hukum secara umum, serta semakin mempererat hubungan koordinasi dan kerja sama sinergis dalam mengemban tugas bersama, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang baik.

Ning S