WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Polisi memberikan respon cepat penanganan sebuah truk terguling dan posisinya melintang jalan. Dampaknya, telah menyebabkan arus lalu lintas di ruas jalan antarprovinsi Wonogiri (Jawa Tengah)-Ponorogo (Jawa Timur) menjadi tersendat.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, semalam, menyatakan, kecelakaan tunggal truk terguling itu terjadi Jumat petang (3/4/26) Pukul 16.17. Lokasinya berada di RT 01/RW 10, Dusun Ngadipiro, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri.
Tindakan cepat segera dilakukan melalui pelayanan quick respon oleh petugas kepolisian. Ini sebagai tindak lanjut adanya kontak permohonan bantuan dari masyarakat, yang disampaikan melalui kontak pelayanan Call Center 110 Polri.
Berdasarkan keterangan di lokasi, kecelakaan tersebut menimpa sebuah truk Isuzu engkel warna putih berplat nomor B 9141 BCO. Saat kejadian, truk dikemudikan oleh Kasto, warga asal Bojonegoro, Jawa Timur. Awalnya, truk itu melaju dari arah barat (Wonogiri) ke timur (Ponorogo).
Tiba di jalan menikung dan menurun, dalam kondisi hujan ban belakang truk diduga mengalami selip. Dampaknya, truk berputar dua kali dan akhirnya terguling di tengah jalan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, posisi truk yang terguling di tengah jalan tersebut, mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Sigap
Menindaklanjuti laporan itu, dua personel Polsek Jatisrono yakni Aiptu Suhandoko dan Briptu Mustofa Eko langsung menuju lokasi. Petugas dengan sigap melakukan pengaturan lalu lintas serta membantu proses evakuasi kendaraan.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, berkat penanganan cepat, truk yang terguling di tengah jalan itu, akhirnya berhasil dievakuasi. Situasi arus lalu lintas, kembali terpulihkan lancar. ”Layanan 110 menjadi sarana efektif dalam merespons cepat setiap laporan masyarakat,” tegas AKP Anom Prabowo.
Disebutkan, setiap laporan yang masuk melalui Call Center 110, langsung ditindaklanjuti. Kehadiran anggota di lapangan, merupakan bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kepada pengguna jalan, diimbau agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berkendara di tengah kondisi cuaca hujan. Terlebih saat melintas di jalur rawan kecelakaan seperti tikungan tajam dan pada ruas jalan yang menurun.(Bambang Pur)













