JEPARA (SUARABARU.ID) — Keluarga besar RSI Sultan Hadlirin Jepara menggelar kegiatan Halalbihalal 1447 H di halaman rumah sakit pada Jumat pagi pukul 07.30 WIB. Acara ini diikuti oleh pengurus yayasan, jjajaran pimpinan, karyawan, dan civitas hospitalia sebagai momentum mempererat silaturahmi serta membangun kembali semangat kebersamaan pasca-Ramadan.
Dalam sambutannya, Plt Direktur RSI Sultan Hadlirin dr. Singgih Setyono, M.Kes, MMR menyampaikan pesan yang sarat refleksi dan penguatan mental organisasi. “Dalam menghadapi berbagai tekanan dan tantangan, seluruh elemen rumah sakit diharapkan tetap menjaga soliditas, bijak dan tidak reaktif,” ujarnya

Ia juga mengajak seluruh karyawan untuk tidak larut dalam perbandingan dengan pihak luar yang tampak lebih mapan dan nyaman. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah fokus melihat ke dalam dan menyadari bahwa rumah sakit tengah membangun sesuatu yang besar.
“Hari ini kita diajak melihat ke dalam, bahwa kita sedang membangun sesuatu yang besar. Mungkin hari ini belum sempurna, tetapi suatu saat akan menjadi sempurna. Dan ketika hari itu datang, kita akan bangga mengatakan bahwa kita ada sejak awal perjuangan,” tutur dr. Singgih Setyono, M.Kes, MMR

Dalam perspektifnya, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi RSI Sultan Hadlirin untuk memulai babak baru. “Di mata saya, rumah sakit ini lahir tahun 2026, meskipun secara fisik sudah berdiri 36 tahun yang lalu,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan empati terhadap berbagai kondisi yang dirasakan oleh karyawan, mulai dari kelelahan yang tak terucap, kekecewaan yang tersimpan, hingga harapan yang belum terwujud. Ia pun secara terbuka menyampaikan permohonan maaf.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekurangan, atas keputusan yang belum sesuai harapan, dan hal-hal lain yang mungkin tanpa saya sadari. Momentum Halalbihalal ini adalah saat yang tepat untuk membersihkan hati,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kekuatan utama dalam membangun rumah sakit bukan hanya terletak pada strategi atau besarnya usaha, melainkan pada hubungan antarindividu di dalamnya.
“Rumah sakit ini akan berkembang bukan hanya karena usaha besar atau strategi hebat, tetapi karena orang-orang di dalamnya saling memaafkan dan saling mendukung,” tegasnya.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh keluarga besar RSI Sultan Hadlirin untuk terus saling menguatkan dan berjalan bersama dalam satu semangat.
“Kalau yang lelah kita kuatkan, kalau ada yang jatuh kita bangkitkan, kalau ada yang salah, mari kita perbaiki bersama,” pungkasnya.
Kegiatan Halalbihalal ini menjadi tidak sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat nilai kebersamaan, keikhlasan, serta semangat kolektif dalam membangun RSI Sultan Hadlirin Jepara menuju masa depan yang lebih baik.
Manan













