blank
Kreasi buah pisang dan jagung. Foto: Sub

JEPARA ( SUARABARU ID) – Semarak menyambut hari kemenangan 1 Syawal 1447 H terpancar jelas di Desa Petekeyan. Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Petekeyan sukses menggelar tradisi Takbir Keliling yang diikuti oleh ratusan warga dengan menempuh rute sepanjang 3,5 kilometer, pada malam Idul Fitri 1447 H.

blank

​Acara Takbir Keliling dilepas secara resmi oleh Petinggi Desa Petekeyan, Rohman, bersama Ketua Ranting NU Petekeyan, H. Subekhan. Turut menyaksikan prosesi pelepasan di antaranya Babinkamtibmas Mahmud Dyauddin, Ketua BPD Abdul Afif, Takmir Masjid Baiturrohim KH. Nur Khandir, serta Ketua FKPM Joyo Suwarno.

blank
Petinggi Petekeyan, Rohman didampingi Ketua BPD, Babinkamtibmas, dan Takmir Masjid Baiturrohim melepas Kontingen Takbir Keliling. Foto: Sub

​Ada yang unik dalam gelaran tahun ini,  Panitia mengusung tema “Hasil Kebun dan Pertanian” sebagai konsep utama pawai. Replika dan ornamen hasil bumi mendominasi barisan peserta, menciptakan pemandangan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

blank
Lombok raksasa meriahkan pawai Takbir Keliling. Foto: Sub

​Reza Aditya dan Vivi Amelia, selaku perwakilan panitia, menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan.

​”Tema ini dipilih sebagai simbol rasa syukur atas kemakmuran yang diraih warga Desa Petekeyan. Kami juga selalu mengganti tema setiap tahun agar kreativitas peserta terus terasah dan orisinalitas kreasi tetap terjaga,” ujar mereka.

blank
Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Petekeyan awali iring- iringan Takbir Keliling. Foto: Sub

​Petinggi Desa Petekeyan, Rohman, dalam amanatnya memberikan apresiasi tinggi kepada kader IPNU-IPPNU yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat syiar Islam di desa tersebut.

blank

​Senada dengan hal itu, Ketua Ranting NU Petekeyan, H. Subekhan, menekankan pentingnya menjaga niat dalam bertakbir.

blank

“Esensi Takbir Keliling adalah mengagungkan asma Allah sebagai bentuk syukur setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa,” tuturnya.

blank

​Guna menjaga sportivitas dan objektivitas dalam perlombaan kreativitas antar-peserta, panitia mendatangkan dewan juri tamu yang kompeten di bidangnya. Tim penilai terdiri dari Ngateman perwakilanLesbumi (Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia), Bajuri dari  Dewan Kesenian Jepara (DKJ), dan Kamal dari Pimpinan Cabang (PC) IPNU Jepara.

blank
Replika Petani bawa hasil bumi dan pertanian. Foto: Sub

​Acara berlangsung tertib dan meriah, menjadi hiburan sekaligus sarana pemersatu warga Desa Petekeyan dalam merayakan hari kemenangan.

Hadepe – Sub