
Dari total 56.093 pelanggan tersebut, sebanyak 25.164 pelanggan berangkat dan 30.929 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 4 Semarang. Volume penumpang pada hari ini masih menunjukkan tren tinggi meskipun telah melewati puncak arus mudik.
Luqman menjelaskan, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai pelanggan, terdiri dari 27.704 pelanggan berangkat dan 32.404 pelanggan tiba. Total kemarin sebanyak 60.108 menggunakan kereta api di wilayah Daop 4.
“Secara kumulatif, mulai 11 hingga 19 Maret 2026 atau selama periode Angkutan Lebaran, Daop 4 Semarang telah melayani sebanyak 432.080 pelanggan, dengan rincian 200.977 pelanggan berangkat dan 231.103 pelanggan tiba,” ujar Luqman.
Stasiun dengan jumlah penumpang tertinggi periode 11–19 Maret 2026 :
1. Stasiun Semarang Tawang 66.271 naik, dan 62.447 turun
2. Stasiun Semarang Poncol 65.607 naik, dan 36.336 turun
3. Stasiun Tegal 18.937 naik, 39.044 turun
4. Stasiun Pekalongan 16.033 naik, 28.648 turun
5. Stasiun Cepu 6.653 naik, 14.698 turun
Stasiun dengan jumlah penumpang tertinggi hari ini :
1. Stasiun Semarang Tawang 7.994 naik dan 7.557 turun
2. Stasiun Semarang Poncol 8.894 naik dan 4.119 turun
3. Stasiun Tegal 2.389 naik dan 5.430 turun
4. Stasiun Pekalongan 1.963 naik dan 4.368 turun
5. Stasiun Cepu 608 naik dan 2.251 turun.
Disampaikan, penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 4 didominasi dengan tujuan kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya,Solo dan Purwokerto. Adapun kereta api jarak jauh yang menjadi favorit masyarakat antara lain KA Ambarawa Ekspres, KA Tawang Jaya, KA Menoreh, dan KA Gunungjati.
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, setiap harinya KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan sebanyak 36 perjalanan KA jarak jauh, yang terdiri dari 34 KA reguler dan 2 KA tambahan.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan saat Lebaran. KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” imbuhnya.
Ning S













