KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Operasi pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026 di wilayah Kebumen resmi dimulai.
Polres Kebumen menyiapkan 11 pos pengamanan dan pelayanan serta sekitar 450 personel untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini, serta didukung 40 personel dari Brimob Polda Jateng.
Pembukaan Operasi Ketupat Candi 2026 itu ditandai dengan pemasangan pita tanda operasi berwarna merah dalam apel gelar pasukan di halaman Mapolres Kebumen.
Apel dipimpin langsung Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis (12/3) 2026.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, dari total pos yang disiapkan, satu di antaranya merupakan Pos Pelayanan yang berada di RM Lestari, satu Pos Terpadu di Alun-alun Kebumen, serta sembilan Pos Pengamanan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis jalur mudik.
Guna mendukung pengamanan tersebut, Polres Kebumen menerjunkan 450 personel. Kekuatan itu juga diperkuat oleh 40 personel Brimob Polda Jawa Tengah, 60 personel TNI, serta 60 personel dari Dinas Perhubungan dan Kawasan Permukiman Kebumen serta Satpol PP sehingga kekuatan seluruhnya ada sekitar 610 personel gabungan.
“Kami juga mengoptimalkan layanan Kepolisian 110 guna menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif dan solutif, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran polisi, baik dalam menginformasikan perkembangan situasi maupun membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat,”ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Kapolres juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026. Menurutnya, keberhasilan pengamanan Lebaran merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak.
“Kepada personel di lapangan, kami berpesan tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kita dapat mewujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,”tutur AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi terpusat yang digelar Polri bersama TNI dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran.
Operasi tersebut berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.
Polri juga menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.
Komper Wardopo













