blank
Polisi bersama masyarakat yang mengevakuasi korban dari lokasi kecelakaan, kemudian memberikan pertolongan dengan mengangkutnya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Diduga melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya, seorang remaja pengendara sepeda motor tewas terlindas truk. Tragedi maut ini, terjadi setelah korban mengalami jatuh dan terpental nylorot (terlempar) ke arah kolong truk yang tengah melaju dari arah berlawanan.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, kecelakaan maut itu terjadi Selasa sore (3/3/26). Korban, berinisial DAS (17), seorang pelajar asal Desa Mangunharjo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Saat kejadian, yang bersangkutan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU protolan tanpa pelat nomor.

Lokasi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk ini, berada di ruas jalan raya antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Ponorogo (Jatim). Yakni sekitar Kilometer (KM)-33 dari Kota Wonogiri, tepatnya di tapal batas Kecamatan Jatisrono dengan Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, sebelum kejadian, korban bersama dua temannya, disebutkan sempat mencari takjil yang dibagaikan di wilayah Kecamatan Slogohimo. Itu dilakukan saat menjelang waktu berbuka puasa. Sekembalinya dari Slogohimo, dalam perjalanan pulang, korban memacu kendaraan dengan gas pol.

Saat melintas di Jembatan Ngipik, salah satu saksi sempat mengingatkan korban, agar tidak ngebut. Tapi peringatan ini, tidak digubris dan korban tetap melaju kencang. Setelah tiba di ruas jalan lurus, motornya justru digas lebih kenceng, untuk melaju kencang. Layaknya pembalap yang berambisi memenangkan perlombaan adu cepat mencapai titik finish.

Kolong

Malang, setibanya di lokasi kejadian, korban diduga kaget ketika berhadapan dengan sebuah truk yang melaju dari arah berlawanan. Korban mendadak hilang kendali dan terjatuh, serta terpental nylorot ke arah lorong bagian bawah truk. Karena jaraknya begitu dekat dan kejadiannya berlangsung mendadak, serta jaraknya yang terlalu dekat, menjadikan pengemudi truk yang posisinya berjalan di sisi kiri tersebut, tidak sempat menghindarinya. Sehingga ban belakang truk, melindas bagian kepala korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal. Polisi yang mendatangi lokasi kecelakaan, memberikan  pertolongan untuk mengevakuasi korban guna diangkut ke rumah sakit, demi memperoleh penanganan secara medis.

Polisi yang mendatangi lokasi tabrakan, langsung melalukan penanganan. Yakni meminta keterangan dari sejumlah saksi, dan mengamankan barang bukti kendaraan. Juga melakukan pengaturan arus lalu lintas, agar tidak terjadi kemacetan. Bersamaan itu, petugas juga berupaya mencatat identitas pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Kasus ini, masih dalam proses penyelidikan oleh petugas.

Berkaitan dengan kecelakaan maut tersebut, Kapolres melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, mengimbau kepada masyarakat, utamanya para pengendara muda, untuk mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan saat melaju di jalan. Tingkatkan kewaspadaan, jangan ngebut apalagi melakukan balapan di jalanan umum.

Sebab, kebut-kebutan di jalan raya, itu sangat membahayakan diri sendiri dan bagi para pengguna jalan lainnya. Hendaknya senantiasa berhati-hati dan selalu mematuhi aturan lalu lintas. Hal ini penting dilakukan, demi menghindari fatalitas kecelakaan dan untuk mewujudkan keselamatan bersama di jalan raya.(Bambang Pur)