SRAGEN (SUARABARU.ID) – Bank Syariah Sragen mendorong gerakan “Satu Rumah Satu Usaha”, yang bertujuan untuk perkuat ekonomi daerah.
Gagasan itu dilontarkan Dirut Bank Syariah Sragen Fakhruddin Nur saat menggelar kegiatan buka bersama yang berlangsung di Aula Rumah Komunitas Bank Syariah Sragen di Jl.Raya Sukowati, Jetak, Sidoharjo, Selasa (10/03/2026).
“Kegiatan itu menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan semangat ekonomi masyarakat melalui konsep kewirausahaan keluarga,” terang Fakhruddin Nur.
Kegiatan itu menghadirkan narasumber Guru Besar Bidang Technopreneur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Ir. Suranto, ST., M.M., M.Si. yang menyampaikan materi bertajuk “Momentum Ramadhan: Menguatkan Ekonomi Keluarga Melalui Gerakan Satu Rumah Satu Usaha.”
Hadir pula Bupati Sragen Sigit Pamungkas, dan Wakil Bupati H. Suroto, Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Panitia MasjidPreneur Fest 2025, serta seluruh karyawan Kantor Pusat Operasional Bank Syariah Sragen.
Direktur Utama Bank Syariah Sragen, Fakhruddin Nur menyampaikan kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi ruang berbagi inspirasi untuk mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di tengah masyarakat.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas mendukung pentingnya penguatan ekonomi masyarakat berbasis keluarga dan komunitas.
Orang nomor satu di Sragen itu mengapresiasi langkah Bank Syariah Sragen yang aktif menghadirkan program-program yang inovatif. “Program Itu akan mendukung pemberdayaan ekonomi umat melalui MasjidPreneur Fest dan Program KUR Daerah bagi masyarakat Sragen,” tutur Bupati Sigit Pamungkas.
Memasuki sesi utama, Prof. Suranto menyampaikan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk membangun kesadaran ekonomi keluarga.
“Melalui gerakan Satu Rumah Satu Usaha, setiap keluarga diharapkan memiliki usaha produktif yang mampu menopang perekonomian rumah tangga sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.
Menurut Fakhruddin Nur, dengan mengundang panitia MasjidPreneur Fest, kegiatan ini diharapkan akan menjadi agenda tahunan sehingga dapat memotivasi para penggerak masjid dan masyarakat untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship.
Acara yang digelar hasil kolaborasi antara Bank Syariah Sragen, Masjid Al Falah, Baznas Sragen, Dewan Masjid Indonesia, Kemenag dan Sekolah Bisnis Sragen ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru dari tingkat keluarga sehingga memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Sragen.
Kegiatan buka bersama berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Bank Syariah Sragen berharap semangat kolaborasi, pemberdayaan ekonomi, serta nilai kebersamaan di bulan Ramadan dapat terus terjaga dan berkembang di masa mendatang.
Fakhruddin Nur menegaskan kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan pada Ramadan tahun-tahun berikutnya.
“Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun ekonomi umat yang lebih kuat dan mandiri,” tambah Fakhruddin Nur.
Anind













