SEMARANG (SUARABARU.ID)– Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa (UKM PIB) Universitas Semarang (USM), mengadakan buka puasa bersama anak-anak Panti Asuhan Rumah Anak Surga, Semarang, Senin (9/3/2026). Hadir dalam kegiatan itu, Pembina UKM PIB, Dr Tri Mulyani SPd SH MH.
Ketua Umum UKM PIB USM, Galuh Amanda Putri mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti di bulan Ramadan.
”Kami berharap, kegiatan silaturahmi dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan ini, dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti, dan mempererat kebersamaan antara mahasiswa dan pengurus panti,” katanya.
BACA JUGA: USM LCC Tingkatkan Sinergitas dengan Yayasan Alumni Undip dan Rektorat
Dalam kegiatan itu, mahasiswa UKM PIB mengajak anak-anak bermain dan belajar bersama, melalui aktivitas kreatif menempel mozaik dari kertas origami. Anak-anak pun terlihat antusias, mengikuti kegiatan itu sambil didampingi para mahasiswa.
Suasana semakin meriah, ketika seluruh peserta bernyanyi bersama dan melakukan berbagai permainan ringan, yang membuat anak-anak tertawa riang.
”Canda tawa anak-anak kecil memenuhi ruangan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat antara mahasiswa, anak-anak panti, serta para pengasuh. Kegiatan ini menjadi momen sederhana namun penuh makna, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan berbagi dan mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.
BACA JUGA: USM Dorong Mahasiswa FTIK Mengenal Blockchain dan Ekosistem Web3
Dia menambahkan, selain kegiatan bermain dan bernyanyi bersama, UKM PIB juga melakukan penggalangan donasi, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan anak-anak panti.
Dari hasil penggalangan dana itu, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp 425 ribu, serta berbagai barang kebutuhan anak-anak panti, yang diserahkan langsung kepada pihak pengasuh.
”Para pengasuh panti menyambut baik kegiatan ini, dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian yang diberikan para mahasiswa. Mereka berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, agar anak-anak panti dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian dari lingkungan sekitar,” tuturnya.
Riyan













