blank
Ahmad Luthfi. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Terkait dengan akan bersatunya Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menggelar PON XXIII/2032, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan antusiasmenya.

Hal itu seperti yang disampaikannya, saat memberikan sambutannya di acara pemberian tali asih bagi para atlet dan pelatih Jateng, yang berprestasi di Pomnas, Popnas, Peparpenas dan SEA Games, di Gedung Bapenda, Semarang, belum lama ini.

Menurut Gubernur, jalinan kerja sama dengan DIY harus dilakukan, guna makin menguatkan pelaksanaan PON XXIII mendatang. Setelah gagal menjadi tuan rumah PON XX/2020 lalu, kini Jateng sedang bersiap mengikuti ‘Bidding’, untuk menentukan tuan rumah PON XXIII/2032 mendatang.

BACA JUGA: Juara Lomba Maskot Porprov XVII/2026 Ari Krispriyanto Raih Rp 10 Juta

”Dengan kerja sama sebagai tuan rumah pelaksanaan PON nanti, kami yakin Jateng-DIY bisa menang dalam ‘Bidding’,” harap dia.

Seperti diketahui, saat ini sedang dalam persiapan pelaksanaan PON XXII, yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi NTB-NTT, pada 2028 nanti. Dan saat ini sedang dibuka pendaftaran tuan rumah untuk PON XXIII pada 2032 mendatang.

Keyakinan Gubernur kalau PON XXIII/2032 akan digelar di Jateng-DIY, selain tersedianya sarana dan prasarana yang memadai di dua provinsi itu, juga komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga, melalui investasi pada sektor pendidikan olahraga.

BACA JUGA: Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan saat Lebaran

Salah satunya melalui Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO), yang berada di kawasan GOR Jatidiri, Semarang. Menurutnya, sekolah itu menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet sejak usia dini, agar mampu mencetak prestasi yang lebih tinggi bagi Jateng.

”Sekolah Keberbakatan Olahraga ini, menjadi kebanggaan kita. Di sinilah kita mendidik atlet sejak dini, agar nantinya mampu membawa prestasi yang membanggakan bagi Jawa Tengah,” ungkapnya.

Dia pun meminta para atlet dan pelatih, untuk tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih, dan terus meningkatkan prestasinya di masa mendatang. ”Jangan cepat berpuas diri. Masa depan olahraga Jateng ada di pundak para atlet serta pelatih dan pembina,” pungkasnya.

BACA JUGA: Pastikan Tepat Sasaran, Dandim Kebumen Tinjau Finishing RTLH Program TMMD

Dikabarkan sebelumnya, Ketua Umum KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko menegaskan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan KONI DIY, terkait tuan rumah bersama PON XXIII/2032 mendatang.

”Kami sudah berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak KONI DIY,” jelasnya dalam kesempatan terpisah.

Riyan