KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menyatakan siapa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)) Jawa Tengah 2030.
Hal ini terungkap dari audiensi pengurus KONI Kebumen dengan Bupati Kebumen Lilis Nuryani, di ruang kerja Bupati pada Jumat (6/3) 2026).
Ketua KONI Kebumen H Zubair Syamsu menyampaikan, kehadirannya bertujuan menyerahkan surat dari KONI Provinsi Jawa Tengah terkait tawaran kesediaan Kebumen sebagai penyelenggara ajang olahraga bergengsi tersebut.
“Kami telah menghadap Ibu Bupati untuk menyampaikan amanat dari KONI Jateng. Pada dasarnya, Kebumen menyambut baik dan siap melaksanakan Porprov 2030,”terang Zubair.

Bupati Lilis Nuryani memberikan dukungan penuh terhadap langkah KONI. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara dinas terkait dan KONI agar iklim olahraga di Kebumen terus berkembang.
“Pemda mendukung penuh apa yang terbaik untuk KONI. Yang terpenting, olahraga di Kebumen harus berjalan baik dan mendapat perhatian serius. Mari kita berkoordinasi erat, baik dari jajaran dinas maupun pengurus KONI,”tegas Lilis.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen Agus Sunaryo menyatakan, Pemkab telah melakukan persiapan bertahap.
Menurut Agus Sunaryo, fokus utama saat ini adalah pengembangan kawasan Sport Center yang mencakup stadion dan berbagai fasilitas pendukung lainnya di kompleks Stadion Candradimuka.
“Fasilitas ini kami siapkan tidak hanya untuk ajang regional, tetapi juga nasional. Kami targetkan seluruh sarana siap digunakan sepenuhnya pada 2030 mendatang,” jelas Agus.
Terkait renovasi Stadion Cahndradimuka, Agus meminta KONI dan Persak Kebumen terlibat aktif dalam mengawasi pengerjaan di lapangan.
Khususnya pada tahap penanaman hingga pemeliharaan rumput. Hal ini bertujuan agar hasil pembangunan sesuai dengan standar teknis yang diharapkan dan anggaran yang telah dialokasikan terserap secara optimal.
Selain kesiapan tuan rumah, KONI Kebumen juga mengusulkan anggaran tali asih bagi atlet berprestasi pada tahun 2026. Skema yang diusulkan adalah Rp30 juta untuk kategori perorangan dan Rp 40 juta untuk kategori beregu.
Disdikpora Kebumen menyambut positif usulan tersebut. Namun menekankan pentingnya penyesuaian Standar Satuan Harga (SSH) agar pemberian penghargaan tersebut memiliki payung hukum yang kuat dan dapat dieksekusi secara administratif.
Komper Wardopo













