blank
Bukit savana yang bergelombang bagai lipatan-lipatan yang eksotik di Bukit Wairinding Sumba Timur. Foto: wonderfulindonesia

Waktu terbaik untuk datang adalah pagi atau sore hari karena udaranya lebih sejuk dan cahaya matahari tidak terlalu terik.

Selain pemandangannya yang cantik, suasana di Bukit Wairinding juga tenang dan nyaman. Tempat ini cocok buat melepas penat setelah aktivitas harian atau sekadar mencari suasana baru.

Pengunjung bisa duduk santai sambil menikmati angin sepoi-sepoi dan pemandangan sekitar. Pengunjung diharapkan tetap menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak merusak lingkungan supaya keindahan Bukit Wairinding tetap terjaga dan bisa dinikmati dalam waktu lama.

Berkunjung ke sini pada bisa menikmati sunrise dan menikmati sunset saat senja tanpa hambatan, karena seluas mata memandang hanya dataran rumput. Cahaya pagi dan senja menjadi pertunjukan utama. Anda akan melihat bukit berubah warna bukan hanya karena musim, tetapi juga karena sudut matahari. Pada menit menit tertentu, lipatan bukit menciptakan bayangan panjang yang membuat lanskap terlihat tiga dimensi.

Gelombang yang muncul di perbukitan savana ini bisa dimajinasikan bagai lanskap lukisan.

Dari titik pandang tertentu, pengunjung bisa menyaksikan bukit bergulung tanpa putus, seperti ombak yang berhenti di tengah jalan. Kesan Bagai lukisan ini muncul karena savana memberi bidang warna yang bersih, lalu lipatan bukit membentuk garis garis halus. Karakter hamparan savana luas dan pemandangan perbukitan bergelombang ini disebut sebagai daya tarik utama destinasi.

Setiap langkah beberapa meter saja bisa mengubah komposisi: bukit yang tadinya tampak landai mendadak terlihat curam karena bayangan, atau lembah kecil muncul di tengah seperti garis retak di kanvas.

Pengunjung yang datang ke sini, tentu tidak menyia-nyiakan waktunya untuk berfoto, dengan latar belakang pemandangan yang eksotik ini. Bagi yang suka membuat konten, ini benar-benar surga. Banyak pengunjung menjadikan Bukit Wairinding sebagai latar foto karena panoramanya memang bersih dan nyaris tak ditemukan bangunan artifisial di sini.

Nah, kapan Anda berkunjung ke Sumba, mampirlah untuk menikmati ekostika Bukit Wairinding.

Yohana Djola Djoru