blank
Detik-detik menegangkan berlangsung dalam operasi water rescue yang dilakukan Tim SAR Gabungan, ketika mengevakuasi warga termasuk balita, dari ketinggian atap rumah.(Dok.BPBD Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Hujan deras telah memicu terjadinya banjir dari Kali Semin. Dampaknya, menyebabkan tanggul pengaman jebol, dan luapan air banjir menggenangi perumahan di komplek Emerald Regency-5 Dusun Semin Wetan RT 1/RW 2, Desa Purworejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Ini menjadikan warga yang terjebak banjir, berupaya naik ke atap rumah.

Warga menyebutkan, ini baru pertama kalinya terjadi luapan banjir Kali Semin sampai menggenangi komplek perumahan. Banjir yang tidak pernah diduga akan terjadi tersebut, membuat warga perumahan panik. Sebab ketinggian genangan banjir berangsur naik sampai mencapai sekitar 1 Meter (M). Menyebabkan sejumlah warga yang terjebak banjir, posisinya menjadi terisolir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, semalam, menyatakan, pemicu terjadinya banjir karena hujan turun sangat lebat. Tingginya curah hujan ini, tercatat di Pos Curah Hujan Jatisrono mencapai 20,5 mm/jam.

Tingginya curah hujan tersebut, telah memunculkan banjir di alur Kali Semin. Banjir dari salah satu anak sungai Bengawan Solo yang mengalir dari hulu wilayah Wonogiri timur ini, telah menggenangi kompleks Perumahan Emerald Regency. Penyebabnya, karena pagar yang sekaligus difungsikan sebagai tanggul tepi kali jebol.

Sebanyak 17 unit rumah terendam air di komplek perumahan Eemrald Regency tergenangi luapan banjir Kali Semin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 rumah berpenghuni. Dua rumah lainnya, dalam keadaan kosong. Ketinggian air banjir yang menggenangi perumahan ini, bervariasi antara 30 CM sampai 90 CM. Terdapat tiga keluarga yang terisolir, karena belum sempat menyelamatkan tapi sudah keburu air banjir meninggi. Mereka memanjat untuk bertahan di atap rumah.

Water Rescue

Menyikapi ada 3 keluarga yang terjebak banjir tersebut, kemudian dilakukan tindakan pemberian pertolongan water rescue, untuk mengevakuasi mereka dari genangan banjir. Itu dilakukan oleh para relawan dari Tim Search And Rescue (SAR) Gabungan yang memberikan pertolongan.

blank
Warga Perumahan Emerald Regency yang terjebak banjir Kali Semin, berhasil dievakuasi oleh para relawan Tim SAR Gabungan memakai perahu karet.(Dok.BPBD Wonogiri)

Tindakan pemberian pertolongan di lokasi genangan banjir, melibatkan para prajurit TNI, personel Polri, aparat siaga bencana dari BPBD, anggota Fight Fire dari markas Pemadam Kebakaran (Damkar), relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Markas Wonogiri, relawan Penanggulangan Bencana (PB) dari Komunitas KRI Wonogiri, dan tenaga medis dari Puskesmas Wonogiri-1

Dari operasi water rescue yang dilakukan Tim SAR Gabungan, berhasil mengevakuasi sebanyak 8 orang yang terjebak genangan banjir. Mereka terdiri atas 7 orang dewasa dan 1 balita, yang dievakuasi memakai perahu karet, untuk diungsikan ke lokasi aman.

Bersamaan dengan penanganan darurat di lokasi banjir, teknisi dari PLN datang untuk melakukan pemadaman aliran listrik di lokasi banjir. Ini dilakukan, guna memberikan pengaman agar jangan sampai ada warga yang menjadi korban karena tersengat setrum listrik.

Petugas medis dari Puskesmas Wonogiri, datang untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan para korban banjir secara langsung. Itu dilakukan setelah genangan air surut. Dari lokasi dilaporkan, air banjir Kali Semin surut pada pukul 21.00, dan warga korban genangan banjir yang sebelumnya diungsikan, pada kembali ke rumah masing-masing.

”Rencana Senin pagi (23/2/26) kami secara bersama akan melakukan tindak lanjut penangan di lokasi,” tandas Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri Fuad Wahyu Pratama. Yakni melakukan kerja bakti dan gotong royong pembersihan material endapan lumpur banjir.(Bambang Pur)