blank
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat usai membuka ajang POPDA 2026. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Wonosobo tahun 2026 menjadi ajang strategis dalam membangun karakter pelajar sekaligus memperkuat sistem pembinaan prestasi olahraga sejak usia dini.

Tidak hanya berfungsi sebagai wadah kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembentukan nilai sportivitas, kejujuran, disiplin dan semangat kebersamaan sesuai Profil Pelajar Pancasila

Selain itu, ajang POPDA juga menjadi sarana penjaringan dan evaluasi atlet-atlet pelajar potensial yang dipersiapkan untuk berprestasi di tingkatyang lebih tinggi.

Demikian, penekanan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat membuka POPDA Kabupaten Wonosobo tahun 2026 di Stadion Kolodete, Wonolelo, Wonosobo.

Kompetisi berlangsung hingga 14 Februari 2026 itu, diikuti ribuan atlet pelajar dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, dalam 17 cabang olahraga di berbagai venue pertandingan di wilayah Wonosobo.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan POPDA 2026.

Menurutnya, POPDA merupakan ruang strategis untuk menjaring bibit atlet potensial sekaligus sarana penting dalam membangun karakter Profil Pelajar Pancasila.

“Melalui ajang ini, anak-anakku akan ditempa untuk mengasah ketahanan fisik, kemandirian, gotong royong, serta menumbuhkan rasa kebinekaan. Nilai-nilai tersebut tidak hanya harus tampak saat bertanding, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar,” tutur Afif.

Bupati Wonosobo juga mengucapkan selamat kepada para pelajar yang terpilih mewakili kecamatan dan sekolah masing-masing pada jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

Pihaknya berharap partisipasi dalam POPDA dapat menjadi pemantik semangat untuk terus berlatih, berprestasi, serta menunjukkan disiplin dan mental juang sebagai putra-putri terbaik Wonosobo.

Pada tahun ini, POPDA Kabupaten Wonosobo mengusung tema “POPDA Sportif dan Berprestasi”. Melalui tema tersebut, Bupati Afif menekankan pentingnya kejujuran dan sportivitas dalam setiap pertandingan.

Cabor POPDA

blank
Sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di ajang POPDA. Foto : SB/Muharno Zarka

“Martabat sejati seorang atlet tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi dari kejujuran dan sikap terhormat yang ditunjukkan di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, POPDA 2026 juga menjadi ajang evaluasi hasil pembinaan prestasi olahraga pelajar di Kabupaten Wonosobo.

Bupati meminta seluruh atlet menampilkan performa terbaik sebagai representasi kecamatan maupun sekolah asal, serta mengajak sekolah, perangkat daerah, dan instansi terkait seperti KONI untuk terus memperkuat sinergi pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Wonosobo, Musofa, menjelaskan bahwa POPDA bertujuan untuk membentuk karakter pelajar Pancasila. Mengukur pencapaian hasil pembinaan prestasi olahraga atlet pelajar Wonosobo.

“Menjadi ajang seleksi pembentukan tim pelajar untuk event olahraga tingkat karesidenan, provinsi, nasional, hingga internasional,” katanya.

“Juga mencetak calon atlet andalan Wonosobo, JawaTengah, dan Indonesia. Meningkatkan gairah dan motivasi pelajar untuk berlatih dan berprestasi,” jelas dia.

POPDA Kabupaten Wonosobo Tahun 2026 diikuti oleh 4.546 atlet pelajar, yang terdiri dari 1.377 atlet SD/MI sederajat, 1.544 atlet SMP/MTs sederajat dan 1.625 atlet SMA/SMK/MA sederajat. Selain itu, kegiatan ini jugamelibatkan 1.870 pelatih, ofisial dan pendamping.

Sebanyak 17 cabang yang dipertandingkan, meliputi gulat, kempo, panahan, wushu, atletik, pencak silat, renang, karate, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, voli, bola basket, futsal, sepak takraw dan sepak bola.

Pertandingan dilaksanakan di sejumlah venue, antara lain Stadion Gelora Pancasila, GOR Indoor Wonolelo, Don Bosco, Stadion Kalianget, Alun-Alun Wonosobo, SMA Muhammadiyah, Gedung Sasana Adipura dan SKB.

Para pemenang Juara 1, 2 dan 3 akan memperoleh piagam penghargaan, sementara Juara 1 kelompok usia atas akan mewakili Kabupaten Wonosobo pada ajang POPDA tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Dengan terselenggaranya POPDA 2026 ini, Pemkab Wonosobo berharap dapat melahirkan atlet-atlet pelajar yang tangguh, berkarakter dan berprestasi, sekaligus menjadi kebanggaan daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Muharno Zarka