blank
Government & Public Relations Supervisor TIS Energy, Faisal Afif Pratama menjelaskan terkait PPM 2026 di hadapan warga Desa Pranten. Foto: Tya Wiedya

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – TIS Energy melalui Wilayah Kerja Blora di bawah pengawasan SKK Migas menyapa warga di Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (13/2/2026).

TIS Energy menyapa warga dengan kegiatan bertema Forum Sapa Warga yang digelar di Balai Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Dalam kegiatan ini, TIS Energy memberikan informasi program kegiatan yang menjadi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada tahun 2026 kepada warga Desa Pranten yang ikut dalam forum tersebut.

BACA JUGA : Peringati HUT Ke-18, Partai Gerindra Wonosobo Beri Santunan pada Anak Yatim-Piatu

Beberapa program TIS Energy untuk warga Desa Pranten ini disebut dengan Program Pelibatan Masyarakat (PPM). Dimana dalam program ini, warga Desa Pranten didorong untuk ikut terlibat.

“Dalam PPM ini, warga dituntut untuk terlibat dan ini penting sebab warga Desa Pranten yang paling tahu kebutuhan desanya, programnya akan lebih tepat sasaran dan hasilnya bertahan lama hingga akhirnya Desa Pranten menjadi desa yang lebih mandiri,” jelas Faisal Afif Pratama, Government & Public Relations Supervisor.

Faisal menegaskan, program yang berhasil bukan karena anggarannya, namun karena kuatnya kolaborasi.

“Dengan kolaborasi inilah, PPM juga akan berjalan dengan baik,” tambah Faisal.

Tahapan pelaksanaan PPM di Desa Pranten berawal dari mendengar dan menggali melalui diskusi bersama guna mengidentifiasi masalah dan potensi.

Selanjutnya, menyusun program dengan menentukan prioritas bersama dan menyepakati rencana kegiatan

“Tahapan selanjutnya adalah progrsm dijalankan bersama dan ada pendampingan serta evaluasi. Nantinya akan membawa warga menjalankan sendiri dan program terus berkembang,” ungkap Faisal.

Progrsm-program PPM yang dilaksanakan TIS Energy Blora diantaranya Beasiswa PerinTIS dimana pada tahun 2025 lalu, ada 10 siswa dari SMA dan SMK Yasiha Gubug menerima beasiswa tersebut.

blank
Diskusi dengan warga mudahkan TIS Energy menyiapkan beberapa langkah pendampingan berkelanjutan untuk masyarakat Desa Pranten. Foto: Tya Wiedya
BACA JUGA : Serial Korea Dear X, Ambisi, Citra Publik, dan Keretakan Moral

“Di Pranten, tahun 2025 ini, ada 4 siswa yang menerima beasiswa PerinTIS, Sedangkan enam lainnya dari Gubug. Tentunya dengan beasiswa ini akan membawa anak desa bisa melanjutkan sekolah, meningkatkan kualitas SDM desa dan membuka peluang kerja yang lebih baik di masa depan,” tambah Faisal.

Di bidang pertanian, TIS Energy memiliki program NATA TANI yang merupakan akronim Nandur Alam Tata Tani Lestari. Dalam forum Sapa Warga ini, TIS Energy akan memberikan pelatihan dasar kepada para tani di Desa Pranten, utamanya pembuatan pupuk dan pestisida.

Sementara di bidang kesehatan, TIS Energy memiliki program SELERAMU yakni Akselerasi Mutu dan Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat.

Titik fokus dalam program ini adalah PMT rutin balita dan ibu hamil untuk pencegahan stunting melalui Posyandu Desa Pranten.

Nantinya, keseluruhan aspirasi dari warga Desa Pranten akan menjadi pertimbangan TIS Energy untuk menyajikan konsep program yang sesuai dengan pemetaan masalah yang dibutuhkan masyarakat.

Dalam forum ini juga terlihat adanya diskusi warga yang memberikan masukan terkait PPM yang digaungkan TIS Energy, seperti Gabungan Kelompok Petani Desa Pranten.

“Kalau bisa nanti juga ditambahi program untuk mendirikan rumah burung hantu disamping kami ikut latihan pembuatan pupuk dan pestisida. Ini juga tentunya akan membantu petani dalam mencegah adanya hama tikus yang menjadi tantangan bagi kami para petani di Desa Pranten,” ujar perwakilan Gapoktan Desa Pranten.

Selain itu, beberapa hal lain juga disampaikan warga, seperti kesehatan. Mereka berharap TIS Energy juga berkontribusi untuk membantu mereka yang terdampak asap di sekitar.

BACA JUGA : Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan-Idulfitri, Pemprov Jateng Bakal Gelar 308 Gerakan Pangan Murah

Sementara itu, Kepala Desa Pranten Muhammad Sutopo berharap asanya sosialiasi program yang disampaikan TIS Energy ini diharapkan membawa dampak yang lebih baik lagi untuk perkembangan Desa Pranten.

“Harapannya bantuan dan pendampingan dari TIS Energy dalam program-program berkelanjutan ini membawa Desa Pranten menjadi lebih mandiri dan membawa manfaat yang baik di masa depan,” pungkas Muhammad Sutopo.

TYA WIDYA