SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dua wartawan yang menjadi utusan PWI Provinsi Jawa Tengah, yaitu Bendahara M Chamim Rifai dan Seksi Polhukam Suparman berbagi cerita sepulang dari Retret Bela Negara yang diadakan oleh PWI Pusat dan Kementerian Pertahanan di Desa Cibodas, Rumpin, Bogor pada 29 Januari – 1 Februari 2026 lalu.
Hadir di Gedung Pers, Selasa 3 Februari 2026, di depan para pengurus harian, Dewan Kehormatan, dan Badan Khusus PWI Jateng, Chamim dan Parman menyampaikan rasa terima kasihnya karena diberi kesempatan mengikuti kegiatan kebangsaan di barak militer.
Pada kesempatan tersebut, dua peserta Jawa Tengah ini membagikan oleh-oleh pengalaman mengikuti retret.
”Siap, mohon izin memaparkan,” kata Chamim yang berbaju loreng lengkap sambil merapatkan kaki dengan gaya tegap diikuti Parman yang memperlihatkan mimik serius. Spontan, semua yang hadir pun mengikuti sikap mereka.
”Izin, selama kami berkegiatan, banyak sukanya. Kami bisa bersilaturahmi dengan teman-teman wartawan dari Sabang sampai Merauke,” kata wartawan yang hobi main tenis ini.
Dia mengaku banyak menyerap materi bela negara selama kegiatan retret. Pada prinsipnya, kata dia, secara kelembagaan, Kemhan sangat mengapresiasi eksistensi organisasi PWI yang dinilai luar biasa. Karena, kiprah wartawan memiliki histori dalam Kemerdekaan RI.
”Dari semua materi, intinya peserta diminta mengisi kemerdekaan sesuai peran, dan bakatnya masing-masing. Ada penguatan mental, disiplin, dan solidaritas guna menopang saat tugas jurnalistik,” katanya.
Selama berada di Pusat Kompetensi Bela Negara Cibodas, semua kegiatan diarahkan untuk kebugaran fisik, dan menumbuhkan patriotisme. Ada senam pagi, outbond, latihan Peraturan Baris Berbaris, dan paparan nilai dasar bela negara.
”Selama di kamp, tidak ada bentakan, hanya hentakan sepatu saat berbaris. Semua pendamping begitu awas melihat siapa peserta yang ngantuk dan lelah. Pendamping biasanya mendekati sambil memegang tangan dan berkata sopan, ”Kalau bapak nggak kuat, istirahat dulu”. Tetapi Alhamdulillah saya dan Mas Parman, demi PWI Jateng, selama kegiatan tetap semangat,” katanya yang disambut acungan jempol Ketua PWI Setiawan Hendra Kelana.
Dalam paparan itu, Setiawan didampingi antara lain Sekretaris Achmad Ris Ediyanto, Wakil Sekretaris Suparningsih, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sunarto, dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Alkomari. Hadir juga Ketua DKP PWI Amir Machmud NS dan Anggota Sri Mulyadi serta Ketua Badan Khusus UKW Widiyartono R.













