KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Sebagai pejabat baru, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama terus membangun komunikasi intensif dengan para pimpinan agama dan tokoh ormas.
Guna mempererat komunikasi aparat kepolisian dan tokoh agama, Kapolres Kebumen Kamis (29/1) bersilaturahmi dengan pengurus DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kebumen di Pondok Pesantren (Ponpes) Baitussyakur Desa Kuwaru Kecamata Kuwarasan,
Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Faris Budiman, serta para pejabat utama Polres Kebumen. Di antaranya Kasat Intelkam AKP Budi Santoso, Kasatlantas AKP Edi Nugroho dan Kapolsek Kuwarasan AKP Kholil.
Kehadiran Kapolres dan rombongan disambut hangat oleh Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) LDII H Sayed Raden Agus Septadi, Ketua DPD LDII Kabupaten Kebumen Ipda (Purn) H Gunardi, serta jajaran pengurus harian.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Kebumen menyampaikan permohonan doa dan dukungan atas amanah baru yang diembannya sebagai pucuk pimpinan Polres Kebumen.
Kapolres juga berharap sinergi antara kepolisian dan LDII dapat terus terjalin demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kebumen agar tetap aman dan kondusif.
“Kami mohon doa restu serta dukungan dari para ulama dan tokoh LDII agar kami dapat menjalankan tugas dengan baik. Sinergi ini penting agar situasi Kamtibmas di Kebumen selalu aman dan damai,”ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Kebumen H Gunardi yang juga mantan perwira Satintelkam Polres Kebumen, menyampaikan komitmen organisasinya untuk turut mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.
“Insya Allah kami siap mendukung dan bersinergi bersama kepolisian demi kebaikan dan kemajuan masyarakat Kebumen,”ujar H Gunardi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Penasihat LDII Kabupaten Kebumen (Wanhat DPD LDII Kebumen) Sayed Raden Gus Septadi, yang juga mantan Camat dan mantan Ketua PGRI Kebumen turut memperkenalkan program unggulan LDII lima tahun ke depan. Termasuk upaya mewujudkan 29 karakter luhur bagi warga LDII.
Gus Septadi juga menjelaskan berbagai kegiatan pengajian rutin yang menjadi ciri khas pembinaan warga LDII. Bak bagi warga LDII remaja, pasangan suami istri muda maupun yang dewasa
Suasana pun sempat mencair dengan canda ringan tentang kebiasaan jamaah LDII yang datang mengaji membawa tas berisi Alquran dan perlengkapan belajar.
Silaturahmi dimulai Pukul 14.30 WIB tersebut berakhir sekitar Pukul 15.30 WIB. Ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan serta komitmen menjaga sinergi antara ulama dan umara di Kabupaten Kebumen.
Komper Wardopo













