blank
Penyerahan SK dari PC IPPNU kepada Ketua Rajmanuha, Ketua Ranting IPPNU Petekeyan. Foto: Sub

JEPARA (SUARABARU ID) – Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Petekeyan resmi memulai masa khidmat baru. Duet Reza Aditya dan Rajmanuha Ramadhani resmi dilantik sebagai nakhoda baru untuk masa khidmat 2025-2027 oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Jepara, Jumat (30/1/2026).

​Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat di Aula Tahfidz MTs Nahdlatul Fata ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, mulai dari Petinggi Desa Petekeyan, Pembina PAC dan Ranting IPNU-IPPNU, para alumni IPNU-IPPNU hingga pengurus Banom NU di tingkat ranting maupun anak cabang.

blank
Penyerahan SK dari PC IPNU kepada Reza Aditya, Ketua Ranting IPNU Petekeyan. Foto: Sub

​Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PRNU Petekeyan, H. Subekhan, menekankan pentingnya proses kaderisasi yang berkelanjutan. Ia mengatakan bahwa masa depan Nahdlatul Ulama di pundak para pelajar yang baru saja dilantik tersebut.

​”Kader NU harus terus berproses menjadi pribadi yang militan, kompeten, dan bertanggung jawab. Organisasi IPNU-IPPNU adalah kawah candradimuka untuk menempa kepemimpinan tersebut,” ujar Subekhan.

blank
Pimpinan Ranting IPPNU Petekeyan bersama para sesepuh. Foto: Sub

​Senada dengan hal tersebut, Pembina PAC IPNU-IPPNU Tahunan, H. Nur Khandir, memberikan wejangan agar para kader tidak melepaskan diri dari akar perjuangan para ulama. Ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan atau “nyambung” dengan pengurus NU di semua tingkatan.

​”Dengan menjaga sanad perjuangan dan nasihat dari para Kiai, kader akan memiliki kepercayaan diri yang kuat dalam berkhidmah. Cintailah NU di mana pun dan kapan pun, bahkan kalian juga bisa membumikan paham-paham keberagamaan khas NU di sekitar rekan- rekanita, ”  pesan Nur Khandir.

​Sementara itu, Petinggi Petekeyan, Rohman, menyoroti sisi pengembangan potensi diri di era modern. Ia mendorong pengurus baru untuk menjadikan organisasi sebagai wadah aktualisasi dan ruang ekspresi yang kreatif.

blank

Petinggi Petekeyan, Rahman didampingi Pembina IPNU-IPPNU, H. Nur Khandir, dan Ketua PRNU Petekeyan. Foto: Sub

​Ia mengutip sebuah filosofi mendalam untuk memotivasi para kader:”Menarilah maka kamu akan dilirik.” Menurutnya, ketika seorang kader memiliki potensi dan kompetensi yang menonjol, maka berbagai ruang pengabdian di masyarakat akan terbuka dengan sendirinya.

Prosesi pengukuhan Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU berjalan khidmat dipimpin oleh   Rekan Yazid dan Rekanita Zuliana didampingi oleh Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Tahunan.

​Dengan pengukuhan ini, PR IPNU-IPPNU Petekeyan diharapkan mampu membawa terobosan baru dan menjadi garda terdepan dalam membentengi pelajar desa dengan nilai-nilai Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah An Nahdliyah).

Hadepe – Sub