blank
Wali Kota Damar Prasetyono (tengah) menggunting rangkaian bunga tanda diresmikannya proyek pembangunan di Kota Magelang tahun 2025. (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

 

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Proyek pembangunan tahun anggaran 2025, Rabu (28/1) diresmikan. Peresmian dipusatkan di Kompleks Kolam Renang Wisata Taman Gladiol.

 

Wali Kota Damar Prasetyono menegaskan, setiap program dan proyek pembangunan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

“Esensi sebuah program dan proyek itu adalah untuk kebutuhan masyarakat, dan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat,” pinta Damar.

 

 

Acara peresmian dihadiri Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso, pejabat Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah dan tamu undangan.

 

Sejumlah paket pekerjaan strategis dan monumental yang diresmikan antara lain rehabilitasi Ruang Paripurna DPRD Kota Magelang, rehabilitasi Gedung Rawat Inap Bougenville RSUD Budi Rahayu dan pembangunan Gedung Rawat Inap Edelweis Lantai 3 dan 4 RSUD Tidar Kota Magelang.

 

Kemudian, rehabilitasi saluran jalan kota di Jalan Pahlawan, Jalan Tidar Campur dan Jalan Kahendran, pembangunan infrastruktur pendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), perawatan trotoar Alun-alun, serta pemeliharaan berkala sejumlah ruas jalan di Kota Magelang.

 

Selain itu, turut diresmikan rehabilitasi fisik Kolam Renang Wisata Taman Gladiol, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang.

 

Kolam renang itu sebelumnya sempat berhenti beroperasi selama kurang lebih satu tahun akibat kondisi kurang terawat.

 

“Kita revitalisasi kolam renang ini, karena sebelumnya memang berhenti beroperasional. Sekarang sudah bisa dimanfaatkan kembali untuk masyarakat,” ujar Damar.

 

Total anggaran yang dialokasikan untuk rehabilitasi Kolam Renang Gladiol sebesar Rp678.959.000. Pekerjaan tersebut telah rampung, dan secara resmi diserahterimakan pada 4 Desember 2025.

 

Damar menambahkan, di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota Magelang tetap mengedepankan skala prioritas dalam pembangunan.

 

“Kita masih bisa membangun, tetapi harus memilih skala prioritas. Yang dibutuhkan masyarakat dulu, yang berdampak langsung kepada masyarakat. Itu yang menjadi prioritas utama,” tegasnya.

 

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Magelang, Larsita menerangkan, peresmian pembangunan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat infrastruktur kota.

 

“Pembangunan yang kita resmikan hari ini bukan hanya sekadar fisik bangunan, tetapi juga simbol harapan, kemajuan dan kerja bersama untuk masa depan Kota Magelang yang lebih baik,” ujarnya.

 

Peresmian ini bertujuan menandai difungsikannya paket pekerjaan pembangunan, mempublikasikan hasil pembangunan kepada masyarakat, meningkatkan kesadaran serta partisipasi publik serta menunjukkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak terkait.

 

Pada Tahun Anggaran 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang tercatat sebesar Rp375.390.354.885. Angka tersebut meningkat 7,57 persen dibandingkan realisasi PAD tahun 2024 sebesar Rp348.971.932.087.

 

Kenaikan PAD tersebut dikembalikan kepada masyarakat melalui belanja daerah yang dituangkan dalam 308 program pembangunan, 635 kegiatan dan 2.009 subkegiatan, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Magelang. (ProkompimPemkotMagelang)