blank
Dampak dari adanya hujan deras yang turun dalam waktu berkepanjangan, telah memicu terjadinya banjir di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Wonogiri.(Dok.Ist)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Hujan deras yang turun berkepanjangan, telah memicu terjadinya bencana banjir di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Yakni di Kecamatan Pracimantoro, Kecamatan Eromoko dan Kecamatan Giriwoyo.

Luapan air banjir menggenangi ladang, kebun, pekarangan, ruas jalan dan perkampungan tempat hunian warga. Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir yang terjadi Rabu sore (28/1/26) tersebut. Tapi akses hubungan darat Kewcamatan Eromoko-Kecamatan Giriwoyo, dilaporkan sempat terputus oleh tingginya genangan air banjir.

Warga menyebutkan, banjir terjadi setelah turun hujan deras dengan intensitas tinggi, dan berlangsung dalam waktu berkepanjangan sejak siang sampai sore hari. Dampaknya, air meluap ke mana-mana, karena saluran dan alur kali tidak lagi muat menampung luapan air.

Air banjir menggenangi wilayah cekungan. Termasuk perkampungan warga di Dusun Mijahan, Desa Banaran, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Banjir dilaporkan juga menggenangi wilayah Desa Mlangse dan Tubokarto di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri.

Genangan air banjir, menenggelamkan badan jalan tembus antarkecamatan. Yakni di ruas Kecamatan Eromoko menuju ke Kecamatan Giriwoyo. Akses hubungan darat di lintas antarkecamatan tersebut, sempat terputus karena tingginya genangan air banjir.

Jembatan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, semalam, menyatakan, banjir di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Wonogiri tersebut, sebagai dampak dari adanya hujan deras yang turun berkepanjangan. ”Tidak ada korban jiwa,” tegas Fuad.

Di Desa Banaran Kecamatan Pracimantoro, luapan air banjir menenggelamkan ruas jalan antardesa dan akses jalan menuju ke Ibukota Kecamatan. Juga menggenangi rumah-rumah warga. Di Kecamatan Giriwoyo, air menenggelamkan ruas jalan dan Jembatan Krendetan di Desa Sirnoboyo.

Demi alasan keamanan dan keselamatan, ruas jalan tembus antarkecamatan melalui Jembatan Kredetan dinyatakan ditutup, dan baru kembali dibuka setelah air banjir surut. Di Kecamatan Eromoko, banjir melanda Desa Baleharjo yang berbatasan dengan Desa Sirnoboyo Kecamatan Giriwoyo. Air banjir juga menggenangi 4 rumah warga di Desa Baleharjo, Kecamatan Eromoko, Wonogiri.

Saat hujan reda, genangan air banjir pun berangsur-angsur surut. Masyarakat kemudian bergotong royong kerja bakti membersihkan serasah sampah dan endapan lumpur yang terbawa banjir. Rencananya, kerja bakti di daerah banjir ini, akan diteruskan lagi pada Kamis hari ini (29/1/26).

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, kondisi terkini dilaporkan genangan banjir berangsur surut, setelah hujan reda. Ini menjadikan ruas jalan tembus antarkecamatan yang melalui Jembatan Krendetan di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Giriwoyo, sudah bisa dilewati sebagaimana kondisi normal.(Bambang Pur)