blank
Anggota DPRD Jateng, Wulan Purnamasari didampingi Ketua DPC PDIP Sragen Untung Wibowo Sukowati menyerahkan tokoh Srikandi kepada Dalang Aji Wibowo, sebelum pentas, Senin malam (26/01/2026). Foto: Anind.

SRAGEN (SUARABARU.ID)– Ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dan Ulang Tahun ke-53 PDIP diperingati secara meriah oleh kader PDIP di Sragen, dengan pentas wayang kulit dengan dalang milenial Ki Aji Wibowo mementaskan lakon  “Srikandi Mbangun Taman Maerakaca”.

Puncak peringatan ditandai dengan menggelar pentas wayang kulit di Kantor DPC PDIP Jalan Raya Sukowati Barat, Sine, Sragen, Senin malam (26/01/2026). Ada juga sajian makanan dari UMKM.

“Pementasan wayang kulit sebagai seni  tradisional yang masih disukai masyarakat,” tutur Ketua DPC PDIP Untung Wibowo Sukowati. Hadir anggota Fraksi PDIP  DPRD Jateng Wulan Purnamasari, Ketua DPRD Sragen Suparno, mantan Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni S serta tokoh partai.

Dikatakan pentas wayang untuk memelihara budaya Jawa serta menjaga apresiasi pecinta wayang kulit.

“Pentas wayang kulit itu dalangnya dari generasi milenial, sehingga diharapkan nanti generasi muda sebagai generasi penerus bisa merawat budaya,” pesan Bowo, sapaan akrab ketua DPC PDIP Sragen itu.

Sebelumnya panitia juga menebar 7.900 benih ikan di Waduk Kembangan, Sragen. Juga membantu korban bencana alam di Sumatera, Aceh yang disalurkan lewat DPP, serta ikut  membantu musibah bencana  alam di Jawa Tengah.

Pentas wayang dalam suasana malam yang dingin itu menyedot ratusan penonton, bertahan hingga pentas usai.

blank
Mantan Bupati Sragen Kurdinar Untung Yuni Sukowati menyerahkan potongan tumpeng HUT Ke-53 PDIP kepada Ketua Partai Untung Wibowo, disaksikan pengurus partai, Sabtu (26/01/2026). Foto: Anind

Penonton selain menikmati hiburan wayang kulit, juga mendapatkan hadiah doorprize dengan cara diundi. Ada dua sepeda motor listrik dan puluhan  barang elektronik, hingga batik serta daster cantik.

Ki Dalang Aji Wibowo menguraikan ceritera itu mengisahkan Srikandi sebagai kusuma bangsa ingin membangun kembali Taman Maerakaca yang rusak. Srikandi bersama para Pendawa Lima berkomitnen membangun taman, namun dialangi para dewa.

Srikandi dan para Pendawa pun akhirnya  melakukan perlawanan terhadap para dewa yang kemudian berhasil membangun Taman Maerakaca.

Tri Sularti, Warga Gambiran RT 03 salah satu menerima doorprize sepeda motor listrik mengaku gembira usai menerima kunci kontak.

Anind