blank
A. Miftahuddin Amin, EVP & Chief of People and Business Ecosystem Development ParagonCorp sekaligus Ketua Penataan Akustik DMI. Foto: Dok/Humas

“Masjid memiliki peran strategis dalam membangun kualitas umat. Dukungan ParagonCorp terhadap program penataan akustik masjid ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan lingkungan ibadah yang lebih nyaman, tertib, dan mendukung kekhusyukan jamaah,” ujar Salman Subakat.

Sementara itu, A. Miftahuddin Amin, EVP & Chief of People and Business Ecosystem Development ParagonCorp sekaligus Ketua Penataan Akustik DMI, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pengelola masjid sebagai kunci keberlanjutan program.

“Pengelolaan tata suara masjid membutuhkan standar dan kompetensi yang memadai, tidak hanya dari sisi perangkat, tetapi juga dari sumber daya manusianya. Melalui program ini, kami mendorong lahirnya pengelola masjid yang lebih profesional sehingga sistem audio masjid dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan,” terang Miftahuddin.

Pelatihan dalam Program Penataan Akustik Masjid difasilitasi oleh Eep S. Maqdir, praktisi audio visual dengan pengalaman lebih dari 35 tahun di bidang tata suara dan sistem audio masjid. Peserta dibekali pemahaman teknis dan praktis terkait prinsip dasar akustik masjid, standar tata suara ideal, serta pengelolaan perangkat audio secara tepat guna.

Berdasarkan data Sistem Informasi Masjid (Simas) Kementerian Agama, hingga 2024 tercatat lebih dari 800 ribu masjid dan musala di Indonesia. Namun, di banyak masjid, kualitas tata suara masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek kejelasan, kenyamanan, dan kesesuaian dengan fungsi ibadah.

Studi The Perception of Sound Quality in Mosque (Sudarsono dkk., 2019) menunjukkan bahwa sistem akustik yang tidak ideal dapat memengaruhi kenyamanan jamaah serta efektivitas penyampaian pesan keagamaan.

Melalui Program Penataan Akustik Masjid ini, DMI bersama para pemangku kepentingan, dengan dukungan ParagonCorp berupaya mendorong terwujudnya masjid yang lebih nyaman, inklusif, dan profesional dalam pengelolaan tata suara, sekaligus menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi umat di berbagai daerah di Indonesia.

Ning S