Curah hujan terpantau sedang dan tidak setinggi hari-hari sebelumnya, meskipun secara prakiraan cuaca, wilayah Kudus masih berpotensi diguyur hujan hingga 18 Januari 2026.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, saat meninjau pengungsi banjir di Aula DPRD Kudus, menjelaskan bahwa BNPB telah menyiapkan langkah jangka pendek untuk mengurangi risiko banjir, yakni melalui operasi modifikasi cuaca.
Menurutnya, modifikasi cuaca tersebut dilakukan untuk mengendalikan intensitas hujan di wilayah terdampak banjir, termasuk Kudus dan sekitarnya, dan direncanakan berlangsung hingga lima hari ke depan.
Upaya ilmiah ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah modifikasi cuaca mampu “mematahkan” mitos Dino Renteng yang identik dengan hujan tanpa henti?
Terlepas dari kepercayaan yang hidup di masyarakat, berkurangnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir menjadi secercah harapan bagi warga terdampak banjir di Kudus.
Baik melalui kearifan lokal maupun pendekatan sains modern, masyarakat berharap kondisi cuaca semakin membaik sehingga banjir segera surut dan aktivitas warga bisa kembali normal.
Ali Bustomi













