JEPARA (SUARABARU.ID) – Pengurus Daerah (PD) Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Jepara melakukan langkah masif dalam memperkuat akses bacaan di tingkat akar rumput. Pada Jumat (9/1/2026), bertempat di TBM Capung, Mambak, Pakis Aji, dilakukan unboxing dan koordinasi pendistribusian 3.500 buku bantuan dari Pusat Perbukuan (Pusbuk) Kemendikbudristek.
Buku-buku yang telah tersimpan sejak akhir Desember 2025 tersebut siap dibagikan kepada 42 TBM di seluruh pelosok Kabupaten Jepara. Acara yang dipandu langsung oleh Ketua PD Forum TBM Jepara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai TBM seperti TBM Capung, TBM Griya Baca Naurasyida, TBM Binar, TBM Kartini, TBM Dapur Seni, TBM Smart Pustaka, TBM Ruang Aksara, TBM RBI, TBM Isykarima, TBM Aksamala, dan TBM Aksamala.
Ketua Forum TBM Jepara, Muhammad Ali Burhan, S.H., dalam sambutannya menekankan bahwa bantuan ini adalah instrumen vital untuk menciptakan ruang ramah anak. “Bantuan buku bacaan dari Pusbuk ini akan memberi warna baru bagi gerakan literasi di Jepara. Ini adalah wujud nyata misi kami dalam mendorong budaya baca demi menciptakan SDM yang unggul,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Den Hasan selaku Penasehat Forum TBM Jepara mengingatkan bahwa vitalnya peran TBM bukan hanya sebagai tempat menyimpan buku, melainkan sebagai pusat pemberdayaan komunitas. “TBM harus menjadi wadah kreativitas, pendidikan karakter, dan pengembangan minat bakat melalui program nonformal yang relevan dengan kebutuhan lokal,” tambah pria yang juga aktif di Relima Jepara tersebut.
Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima buku secara simbolis. Dengan bertambahnya ribuan koleksi buku ini, diharapkan 42 TBM penerima manfaat dapat lebih aktif menggelar kegiatan edukatif seperti diskusi dan workshop guna membangun komunitas pembaca yang mandiri di wilayahnya masing-masing.
Hadepe













