GROBOGAN (SUARABARU.ID) – KAI Daop 4 Semarang mencatat peningkatan signifikan volume penumpang kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah Grobogan. Lonjakan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api yang aman dan nyaman.
Sepanjang periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 4 Semarang memberangkatkan sebanyak 31.340 penumpang dari sejumlah stasiun di wilayah Grobogan. Angka tersebut menunjukkan pergerakan masyarakat yang cukup tinggi selama musim liburan akhir tahun.
Jika dibandingkan dengan periode Nataru tahun sebelumnya, volume penumpang kereta api di wilayah Grobogan mengalami kenaikan sebesar 36,5 persen. Pada Nataru sebelumnya, jumlah penumpang tercatat sebanyak 22.945 orang.
BACA JUGA : Pengkab Pertina Wonosobo Akan Gelar Muskablub
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa peningkatan ini terjadi secara konsisten hampir setiap hari selama periode libur panjang. Aktivitas keberangkatan penumpang terlihat merata di berbagai stasiun.
“Rata-rata satu hingga dua ribuan penumpang KA kami berangkatkan dari stasiun wilayah Grobogan. Kami menyampaikan terima kasih kepada para pelanggan atas kepercayaannya menggunakan transportasi kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026,” kata Luqman.
BACA JUGA : Coffee Morning Pemkab Grobogan, Satukan Arah Program Tahun Anggaran 2026
Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi modal utama bagi KAI Daop 4 Semarang dalam meningkatkan kualitas layanan. Perusahaan berupaya menjaga standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa KAI Daop 4 terus berkomitmen menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar perjalanan pelanggan semakin aman dan nyaman.
KAI Daop 4 Semarang juga mencatat puncak arus keberangkatan penumpang selama periode libur Natal terjadi pada 24 Desember 2025. Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 1.733 orang.
Sementara itu, puncak arus keberangkatan pada periode libur Tahun Baru terjadi pada 4 Januari 2026. Pada tanggal tersebut, KAI Daop 4 Semarang melayani keberangkatan sebanyak 2.278 penumpang dari wilayah Grobogan.
Data menunjukkan bahwa Stasiun Ngrombo menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama periode Nataru. Stasiun ini melayani sebanyak 20.970 penumpang dalam 18 hari masa angkutan liburan.
Selain Ngrombo, Stasiun Kradenan juga mencatat jumlah penumpang cukup besar dengan total 3.810 penumpang. Disusul Stasiun Gundih yang melayani 3.086 penumpang selama periode yang sama.
Stasiun lainnya seperti Gubug, Karangjati, dan Kedungjati turut berkontribusi terhadap pergerakan penumpang kereta api di wilayah Grobogan. Aktivitas ini menunjukkan peran strategis stasiun-stasiun tersebut dalam mendukung mobilitas masyarakat.
BACA JUGA : Kapolres Purworejo Pimpin Sertijab Kabag Ops dan Kapolsek Loano
Adapun Stasiun Gambringan dan Jambon tetap melayani penumpang meskipun dengan volume yang lebih kecil. KAI Daop 4 Semarang tetap memastikan pelayanan optimal di seluruh stasiun tanpa terkecuali.
Dari sisi layanan, sejumlah kereta api menjadi favorit masyarakat selama periode Nataru. Kereta-kereta ini melayani rute strategis yang menghubungkan kota-kota besar di Pulau Jawa.
KA Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol–Surabaya Pasarturi menjadi salah satu pilihan utama penumpang. Selain itu, KA Airlangga relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi juga mencatat tingkat keterisian yang tinggi.
KA Joglosemarkerto dan KA Banyubiru turut diminati karena melayani rute wisata dan bisnis yang padat penumpang. Keberadaan kereta-kereta ini membantu memperlancar arus perjalanan selama libur Nataru.
Luqman menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan angkutan Nataru tidak terlepas dari kesiapan seluruh insan KAI Daop 4 Semarang. Setiap petugas menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal turut memperkuat kelancaran layanan selama periode libur panjang. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan perjalanan.
“Kami mengucapkan apresiasi kepada internal dan eksternal seperti DJKA Kemenhub, Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang yang mewujudkan Angkutan Nataru 2025/2026 dapat terlaksana dengan baik. Hal ini memberikan motivasi bagi KAI Daop 4 Semarang untuk senantiasa memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat,” kata Luqman.
Dengan capaian tersebut, KAI Daop 4 Semarang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan kereta api. Perusahaan berkomitmen menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan masyarakat, khususnya di wilayah Grobogan dan sekitarnya.
TYA WIDYA













