KUDUS (SUARABARU.ID) – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Kudus hingga kini belum juga digelar meski masa kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kudus periode 2020–2025 telah berakhir. Bahkan, sampai saat ini belum ada kepastian resmi kapan Musda Partai Golkar Kudus akan dilaksanakan.
Kepengurusan DPD Partai Golkar Kudus di bawah kepemimpinan Hj Tri Erna Sulistyowati secara regulasi telah selesai masa baktinya. Musda terakhir Partai Golkar Kudus tercatat digelar pada 6 September 2020, sehingga Musda seharusnya menjadi agenda wajib untuk memilih kepengurusan baru.
Namun hingga saat ini, baik DPD Partai Golkar Kudus maupun struktur partai di atasnya belum menyampaikan jadwal resmi pelaksanaan Musda. Ketidakpastian tersebut memicu berbagai spekulasi di internal partai.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus, H Mawahib, juga enggan memberikan keterangan terkait belum terselenggaranya Musda.
“Saya no comment,” ujar Mawahib singkat, Jumat (2/1/2026).
Informasi yang berkembang di internal Partai Golkar menyebutkan, molornya Musda Partai Golkar Kabupaten Kudus diduga kuat dipicu oleh rivalitas antarcalon ketua yang akan memperebutkan kursi orang nomor satu di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.
Baca juga:
Achmad Yusuf Roni Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus
Rivalitas Calon Ketua
Dua nama yang mencuat sebagai kandidat kuat Ketua DPD Partai Golkar Kudus adalah Anis Hidayat, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kudus, dan Irwansyah, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kudus.













