SEMARANG (SUARABARU.ID) – Manajemen Bandara Semarang dan Airnav Semarang dengan pengalungan kain batik kepada perwakilan penumpang serta pemberian suvenir kepada 208 penumpang Lion Air JT543 dari Banjarmasin yang tiba di Semarang pukul 06.43 WIB.
Itulah sambutan PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kepada penumpang perdana yang mendarat di Semarang, Kamis 1 Januari 2026.
Seremonial ini dilakukan oleh jajaran manajemen Bandara Semarang dan AirNav “Penyambutan penumpang perdana ini merupakan wujud ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kami kepada para pengguna jasa bandara yang tiba pertama kali di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Kami berharap di tahun 2026 ini penerbangan dari dan menuju Semarang semakin meningkat,” ujar General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Sulistyo Yulianto.
Selain penyambutan penumpang, sebelumnya juga dilakukan seremonial pelepasan penumpang terakhir yang berangkat dari Bandara Semarang, Rabu malam 31 Desember 2025.
Penumpang pesawat Batik Air nomor penerbangan ID6353 tujuan Jakarta menjadi penumpang terakhir yang berangkat dari Semarang pada tahun 2025. Pesawat yang membawa 88 penumpang itu lepas landas dari Bandara Ahmad Yani pada pukul 18.39 WIB.
Sebelum proses boarding, manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Ahmad Yani beserta para penumpang mengheningkan cipta bersama sebagai bentuk empati dan kepedulian atas bencana yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
Sebagai informasi, Bandara Semarang tercatat melayani sebanyak 2.365.513 pergerakan penumpang sepanjang tahun 2025. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 5 persen jika dibandingkan dengan jumlah pergerakan pada tahun 2024 lalu dengan 2.261.934 pergerakan penumpang.
Sementara jumlah pergerakan pesawat di tahun 2025 berjumlah 20.425 pergerakan, atau mengalami pertumbuhan sebesar 11 persen dibandingkan dengan jumlah pergerakan pesawat pada tahun 2024 dengan 18.370 pergerakan.
“Untuk pergerakan kargo, di tahun 2025 Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang melayani sebanyak 23.721 ton kargo atau meningkat 25 persen dibandingkan dengan jumlah kargo tahun sebelumnya yang ada di angka 18.951 ton kargo,” rinci Sulistyo.
Sepanjang 2025, rute penerbangan didominasi penumpang dari dan ke Jakarta dengan 49,1 persen, diikuti Banjarmasin (11,3%), Pangkalanbun (7,3%), Balikpapan (7,1%), dan Bali (6,6%).
“Sepanjang 2025 beberapa rute penerbangan baru baik domestik dan internasional hadir di Bandara Jenderal Ahmad Yani. Ini menunjukkan Semarang cukup potensial sebagai sebuah destinasi. Kami berharap di tahun 2026 akan semakin banyak lagi maskapai yang membuka penerbangan dari dan ke Semarang,” harapnya.
Sulistyo juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung Bandara Ahmad Yani. “Sinergi yang telah terjalin baik antara bandara, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder akan terus diperkuat sejalan dengan komitmen kami untuk senantiasa melayani pengguna jasa dengan sepenuh hati,” kata Sulistyo.
Hery Priyono













