blank
Amaliyatul Hidayah Rofiq S.S., bersama peserta kelas bahasa Inggris bagi pengukir Jepara. Foto: Hadepe

JEPARA (SUARABARU.ID) – Kelas bahasa Inggris bagi para pengukir Jepara terus berlanjut. Bertempat di Jepara Wood Carving Pantai Kartini Jepara Minggu 28 Desember 2025,  para peserta antusias  mengikuti sesi yang dibimbing oleh relawan bahasa,  Amaliyatul Hidayah Rofiq S.S.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pelestari Ukir Jepara ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketrampilan bahasa, khususnya Inggris bagi para pengukir Jepara, khususnya yang terkait dengan istilah dalam mengukir.   Dalam kegiatan ini ada dua relawan yaitu Septiana Wibowo dan   Amaliyatul Hidayah Rofiq S.S. yang juga Duta Bahasa Jawa Tengah.

blank
Relawan Bahasa Amaliya Hidayah Rofiq saat menyampaikan materi secara interaktif. Foto: Hadepe

Amaliya Hidayah Rofiq  mengajak peserta kelas bahasa Inggris untuk berani dan percaya diri  dalam berkomunikasi dengan wisatawan.  Disamping itu miliki sikap yang ramah dan menghormati privasi mereka.

blank
Peserta antusias ikuti kelas belajar bahasa Inggris. Foto: Hadepe

Dalam sesi ini Lia juga mengajak peserta untuk mempraktikkan kemampuannya berdialog dalam bahasa Inggris.

Menurut Wakil Ketua Yayasan Peluk Jepara Drs Sutarya, MM  kegiatan ini menjadi salah satu  bentuk komintmen pemberdayaan pengukir Jepara. “Melalui ketrampilan bahasa itu harapan kami mereka akan dapat berkomunikasi dengan wisatawan,” ujarnya.

blank
Peserta tengah mencoba membaca dan melafalkan bahasa Inggris. Foto: Hadepe

Ini juga bagian dari persiapan untuk menghadapi musim kunjungan wisata tahun 2026 yang biasanya mulai  pada bulan April sampai September 2026. “Disamping akan dibuka galeri hasil karya para pengukir, juga akan dibuka kelas belajar mengukir bagi para wisatawan. Ini sebagai bentuk dalam  mempromosikan seni ukir,” ungkap Sutarya

blank
Peserta antusias ikuti kelas belajar bahasa Inggris. Foto: Hadepe

Harapan kami dengan ketrampilan bahasa ini akan terbuka peluang para pengukir untuk menjual karya mereka. “Muaranya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraannya,” ujarnya

Untuk itu Sutarya mengajak para pengukir Jepara untuk memanfaatkan kelas belajar bahasa Inggris ini. “Kegiatan ini diselenggarakan secara gratis seminggu sekali pada hari Minggu jam 09.00 – 12.00 Wib,” pungkasnya.

Hadepe