GROBOGAN (SUARABARU.ID) – PT TIS Petroleum E&P kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus dari Pemerintah Kabupaten Grobogan atas komitmennya dalam pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).
Penghargaan tersebut meliputi Terbaik Ketiga TJSLP Kategori Perusahaan Swasta serta Terbaik Kedua Pelapor TJSLP, yang diberikan kepada perusahaan migas yang aktif beroperasi di wilayah Grobogan.
Pemerintah Kabupaten Grobogan menyerahkan penghargaan tersebut dalam agenda resmi yang digelar di Pendapa Kabupaten Grobogan pada Senin (22/10/2025).
BACA JUGA : PKS Kota Semarang Pasang Target Tinggi 18% Suara di Pemilu 2029, dengan 9 Kursi
Bupati Grobogan Setyo Hadi menyerahkan penghargaan melalui Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo bersama Sekretaris Daerah Grobogan Anang Armunanto.
General Manager PT TIS Petroleum E&P Blora, Heri Suryanto, menerima langsung penghargaan tersebut sebagai representasi manajemen perusahaan.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas partisipasi aktif PT TIS Petroleum E&P dalam menjalankan program TJSLP yang berdampak langsung bagi masyarakat Grobogan.
Heri Suryanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Grobogan kepada PT TIS Petroleum E&P sebagai mitra pembangunan daerah.
BACA JUGA : Membaca Konflik PBNU, Dari Kebarokahan ke Krisis Otoritas Kyai
“Bersyukur, kami mendapatkan penghargaan dari Pemkab Grobogan. Ini yang pertama kami dapatkan dan kiranya di tahun yang akan datang juga bisa menjadi lebih baik,” jelas Heri Suryanto.
Ia menjelaskan bahwa PT TIS Petroleum E&P menjalankan kegiatan operasionalnya di Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, sekaligus berkomitmen membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
Sebelumnya, perusahaan juga pernah menerima penghargaan serupa dari Pemerintah Kabupaten Rembang atas pelaksanaan TJSLP yang berkelanjutan.
“Di Grobogan, kami dari 2024 sudah support kegiatan posyandu, di Desa Pranten dan Gubug. Kemudian, tahun 2025 ini kami punya program SELERAMU NATASYA yang merupakan akronim dari Akseleasi Mutu dan Peningkatan Layana Kesehatan Masyarakat,” jelas Heri Suryanto.
BACA JUGA : Membaca Konflik PBNU, Dari Kebarokahan ke Krisis Otoritas Kyai
Selain sektor kesehatan, PT TIS Petroleum E&P turut mendorong penguatan sektor pertanian melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat desa.
Pada tahun 2024, perusahaan mendukung petani Desa Pranten dengan bantuan alat pertanian berupa traktor guna meningkatkan produktivitas lahan.
Program tersebut berlanjut pada 2025 melalui inisiatif NATA TANI (Nandur Alam Tata Tani Lestari) yang difokuskan pada pengendalian hama dan peningkatan kesehatan tanah pertanian.
“Kita juga aktif untuk program penanaman pohon SiTandur atau Siap Tanam Dukung Ruang Hijau. Program ini in line dengan program daerah untuk penanaman bibit pohon. Tahun ini kita tanam 350 bibit pohon produktif dan trembesi,” jelasnya.
Di bidang pendidikan, PT TIS Petroleum E&P menunjukkan kepedulian melalui program Beasiswa PerinTIS bagi pelajar berprestasi.
“Dalam program Beasiswa PerinTIS ini kita sudah bantu 10 siswa SMA/SMK secar apembiayaan kebutuhan sekolah selama Tahun Ajaran 2025/2026 dan akan berlanjut di tahun ajaran selanjutnya,” tambah Heri.
Heri menegaskan bahwa seluruh program TJSLP yang dijalankan perusahaan telah diselaraskan dengan visi, misi, serta strategi pembangunan daerah yang dirumuskan Baperida Grobogan.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Selain PT TIS Petroleum E&P, sejumlah perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Grobogan juga menerima penghargaan atas kontribusinya dalam pelaksanaan TJSLP.
BACA JUGA : Pebulutangkis Korsel Dominasi Podium BWF World Tour Finals 2025
Bupati Grobogan Setyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan penerima penghargaan atas komitmen nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas TJSLP yang telah ada selama ini. Berbagai programm tersebut telah memberi manfaat langsung kepada masyarkaat, dalam menangani kemiskinan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, lingkungan dan tata kelola pemerintahan,” tambah Setyo Hadi.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui TJSLP telah selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Grobogan Tahun 2025–2029, yakni menuju Grobogan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
TYA WIDYA













