Oleh : Edi Mustofa
Tahun 2023 lalu, TBM RA. Kartini pernah menawarkan sebuah konsep ketahanan pangan ke delegasi Komisi B DPRD Kab. Jepara, ketika melakukan monitoring dan verifikasi pohon belimbing Jingga yang masih tersisa di Kec. Welahan.
Rombongan Komisi B dipimpin langsung oleh Ketuanya, H. Nur Hamid, S.Ag bersama dengan H. Muzaidi, Shafik Khoirul Abib, Saiful Abidin dan Zumaroh. Sedangkan dari DKPP Kab. Jepara diwakili oleh Kabid Ir. M. Dian Sarjadi, M.S.i. Zumiyarsih, dan Heri Sujadmiko. Selain para petani belimbing juga hadir Petinggi Desa Ketilengsingolelo dan Petinggi Desa Welahan.
Ketika itu para politisi tamansari berdialog langsung untuk mendengar keinginan anggota Gapoktan Belimbing Jingga .
Nur Hamid, S.A,g kala itu mengutarakan apa yang diusulkan oleh Ketua TBM RA. Kartini sangat penting ditindaklanjuti. ” Komisi B siap untuk membantu terwujudnya masyarakat yang maju dan berkembang secara ekonomi dari potensi pengembangan buah belimbing jingga Jepara ” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edi Mustofa sebagai pegiat literasi yang peduli dengan kondisi pertanian di Kec. Welahan , meminta bantuan bibit pohon belimbing, dibangunnya Tugu Belimbing Jingga dan toko lapak buah belimbing serta Wisata Petik buah Belimbing Jingga yang terintregrasi dengan desa lainnya.
Selang dua tahun kemudian disaat pucuk pimpinan daerah dipegang oleh Bupati Witiarso Utomo dengan program Jepara Mulus, memilki arah kebijakan yang lebih berpihak ke sektor pertanian dan memaksimalkan potensi desa. Terutama keberadaan pohon belimbing Jingga di Kec. Welahan yang sampai saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.
Dari delapan desa yang di tahun 80 an banyak tumbuh pohon belimbing , sekarang hanya tersisa di tiga desa , itupun hanya satu RT disetiap desanya.
Melalui Camat Welahan yang baru, Suhadi, membawa kabar baik yang mengejutkan semua pihak terutama bagi masyarakat Desa Ketilengsingolelo dann sekitarnya. Hari Selasa , 18 November 2025 , mantan pegawai puskesmas Welahan ini melakukan kunjungan ke petani belimbing dan TBM RA. Kartini. Diterima langsung oleh Edi Mustofa dan menyempatkan berdialog dengan H. Japari, salah satu petani yang sudah menekuni budidaya belimbing jingga 45 tahun lamanya.
Dalam dialog tersebut H. Japri mengungkapkan bahwa perawatan pohon belimbing jingga sangat sulit tidak seperti waktu dulu.
Suhadi sebagai Camat Welahan , ” Akan membantu pengadaan bibit pohon belimbing dan perawatan agar hasil panen buahnya melimpah , sehingga bisa meningkatkan taraf perekonomian para petani ” ungkapnya. Untuk realisasi di tahun 2026 akan ada bantuan 5.000 bibit pohon belimbing, dibangunkan toko lapak buah di sebelah Tugu Wilah dan pengembangan Wisata terintregrasi di Kec. Welahan. Yang di dalamnya ada Wisata Petik buah Belimbing Jingga, wisata religi Kelenteng Welahan dan UMKM di beberapa desa ” pungkasnya.
Apa yang dijanjikan oleh orang nomor satu di Kec. Welahan menjadi pemantik baik para pegiat literasi , kelompok tani maupun masyarakat untuk kembali tersadar akan potensi besar yang di miliki oleh desa dengan sumber daya alam maupun budaya masing – masing terutama dengan warisan Belimbing Jingga dari leluhur. Semoga saja ini menjadi peta jalan belimbing jingga menjadi ikon buah khas Jepara.
Penulis adalah pengelola TBM R.A. Kartini Desa Ketilengsingolelo













