blank
Pelatihan implementasi aI Ready ASEAN yang digelar di MAN 1 Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wonosobo menggelar kegiatan Implementasi AI Ready ASEAN secara luring di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Wonosobo.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program AI Ready ASEAN, inisiatif kolaborasi antara ASEAN Foundation dan Google.org.

Kegiatan di atas bertujuan membekali masyarakat Asia Tenggara dengan keterampilan dasar kecerdasan artifisial (AI) untuk menghadapi perkembangan teknologi masa depan.

Perwakilan Mafindo Wonosobo, Astin Meiningsih, menjelaskan, Program AI Ready ASEAN dilaksanakan di 10 negara ASEAN dengan target memberdayakan lebih dari 5.500.000 warga ASEAN.

“Di Indonesia, program ini dijalankan bersama berbagai Learning Implementation Partner (LIP) seperti Mafindo, Ruang Guru, Kaizen, Coding Bee dan Bebras,” katanya.

Menurutnya, pelatihan di MAN 1 Wonosobo menyasar siswa/mahasiswa, guru dan orang tua, dengan kurikulum yang dirancang untuk membangun pemahaman fundamental tentang kecerdasan artifisial.

“Materi dibagi dalam empat kelompok utama, AI Fundamental (Dasar-dasar AI), AI Usage and Implementation (Penggunaan dan Implementasi AI), AI Ethics, Privacy and Security (Etika, Privasi, dan Keamanan dalam AI), serta Teaching About AI (Mengajar tentang AI),” terangnya.

Peserta juga memperoleh akses ke platform Learning Management System (LMS) melalui institute.mafindo.or.id yang memungkinkan mereka mempelajari materi secara fleksibel dan berkelanjutan.

Berita Hoaks

blank
Perwakilan Mafindo Astin Meiningsih saat memberikan materi pelatihan implementasi aI Ready ASEAN di MAN 1 Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka

“Mafindo sebagai salah satu mitra resmi ASEAN Foundation menjalankan program ini dengan menggandeng sekolah, kampus dan komunitas di berbagai daerah,” tegas Astin.

Mafindo Wonosobo sangat bangga melihat antusias peserta yang merupakan siswa MAN 1 Wonosobo. Mereka luar biasa, dari awal sampai materi keempat, mereka tetap semangat dan memahami materi dengan sangat baik.

“Terima kasih kepada pihak MAN 1 Wonosobo dan para siswanya atas kerja sama dan antusiasme yang luar biasa,”ujarnya.

Sementra itu, Kepala MAN 1 Wonosobo, Sunaryo, menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya MAN 1 Wonosobo sebagai lokasi pelatihan AI Ready ASEAN.

“Kegiatan ini menjadi bekal penting, karena berada di tingkat ASEAN. Siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa pilihan seperti pengurus DA, OSIS dan MMC,” jelasnya.

Dia juga menekankan pentingnya kemampuan siswa dalam menangkal berita hoaks, terutama di lingkungan sekolah, serta berharap para peserta mampu menjadi agen penyebar ilmu bagi teman-temannya.

“Dengan terselenggaranya pelatihan ini, MAN 1 Wonosobo berkomitmen memperkuat literasi digital, meningkatkan pemahaman teknologi berbasis AI,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Sunaryo, kegiatan tersebut sekaligus mengembangkan kemampuan kritis siswa dalam menghadapi tantangan perkembangan informasi dan disrupsi teknologi.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan generasi muda Wonosobo yang lebih adaptif, berdaya saing dan siap menghadapi era kecerdasan artifisial,” pungkasnya.

Muharno Zarka