blank
Mbah Janur, ketua dan inisiator Group Guyup Rukun Pensiunan Milenial Jepara Foto: Hadepe

JEPARA (SUARABARU.ID) – Pensiunan  masih memiliki  kesempatan untuk terus berkarya di tengah-tengah masyarakat dan lingkungannya. Sebab dengan bekal pendidikan dan pengalamannya sebagai seorang pegawai, ia memiliki pengetahuan dan wawasan yang cukup luas tentang berbagai hal yang diperlukan oleh masyarakat.

blank
Amin Ayahudi, ketua panitia . Foto: Hadepe

Hal tersebut diungkapkan oleh Hadi Priyanto, seorang pensiunan ASN yang kini aktif di kegiatan budaya dan literasi saat berbicara dihadapan sekitar 112 orang  pensiunan yang tengah merayakan HUT ke-3 Komunitas Group Guyup Rukun Pensiunan Milenial Jepara di Kedai Kopi Poncol, Pantai Bondo, Jepara Minggu, 30 November 2025.

blank
Mbah Janur bersama sejumlah anggota. Foto Hadepe

Namun demikian Hadi mengungkapkan, jika ingin terus mengabdikan diri kepada masyarakat, sebaiknya memilih yang sesuai dengan “passion” atau gairah dan semangat sehingga dapat menjadi motivasi dan kepuasan saat melakukannya.

“Ini bukan sekedar hobi, tetapi dorongan  internal  untuk melakukan sesuatu pengabdian kepada masyarakat,   sehingga ketika melakukan aktivitas tersebut  akan dilandasi rasa senang dan menumbuhkan   rasa bahagia hingga memanjangkan usia,” ujarnya.

blank
Soekat, 86 tahun, mantan kepala SD dan wartawan ini menjadi anggota tertua paguyuban. Foto: Hadepe

Sementara insiator pembentukan komunitas, Januriyanto berharap paguyuban ini dapat menjadi tali  silaturahmi para pensiunan yang sebagian besar adalah guru dari berbagai angkatan. “Kami senang kalau kemudian paguyuban ini merencanakan  akan melakukan kegiatan sosial dari dan untuk anggota,” ujar  sosok yang akrab disapa Mbah Janur,  yang juga menjadi ketua paguyuban.

blank
Anggota Komunitas Group Guyup Rukun Pensiunan Milenial Jepara di Kedai Kopi Poncol, Pantai Bondo, Jepara Minggu, 30 November 2025. Foto: Hadepe

Ketua panitia peringatan Amin Ayahudi dalam pertemuan tersebut menyampaikan ucapakan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah “ngemenke” untuk bertemu pada peringatan hari ulang tahun yang ke tiga ini. “Paguyuban yang menggunakan slogan “saduluran saklawase” anggotanya solid dan jumlahnya semakin bertambah dengan masuknya anggota baru,” tuturnya

Hadepe