KUDUS (SUARABARU.ID) — Rencana relokasi pedagang sayur malam di kawasan Pasar Bitingan kembali mencuat. Pemerintah Kabupaten Kudus kini menyiapkan lokasi baru bagi ratusan pedagang yang selama ini berjualan hingga dini hari di sekitar pasar tersebut.
Upaya pemindahan pedagang sayur sejatinya bukan hal baru. Pada 2023, Pemkab Kudus di bawah kepemimpinan Bupati Hartopo sempat mencoba memindahkan pedagang ke Pasar Saerah hingga ke pasar Babe. Namun, rencana itu gagal terealisasi dan pedagang tetap menempati area di tepi jalan depan Pasar Bitingan.
Kini, di era Bupati Sam’ani Intakoris, langkah relokasi tersebut kembali digulirkan dengan persiapan yang lebih matang. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Djati Solechah, mengungkapkan bahwa Pasar Saerah di Jalan R Agil Kusumadya, Jati Wetan, ditetapkan sebagai tempat baru bagi para pedagang sayur malam.
Menurut Djati, relokasi ini bertujuan menata kembali aktivitas perdagangan malam agar lebih tertib dan tidak mengganggu mobilitas kawasan Pasar Bitingan, terlebih dengan adanya rencana pembangunan rumah sakit modern di eks lahan Matahari yang membutuhkan akses lalu lintas lebih lancar.
“Setiap malam terdapat sekitar 397 pedagang sayur yang beroperasi di Pasar Bitingan. Sebagian sudah mendaftar ke Pasar Saerah. Sosialisasi terus berjalan,” ujar Djati, Kamis (27/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa kemacetan yang sering terjadi di sekitar pasar membuat pemindahan menjadi kebutuhan mendesak. Arus distribusi rumah sakit nantinya harus terjamin dan tidak boleh terhambat oleh aktivitas perdagangan kaki lima.
“Pertimbangan utamanya adalah kelancaran lalu lintas. Nantinya rumah sakit membutuhkan mobilitas cepat, sedangkan kawasan Bitingan kerap padat. Karena itu penataan harus dilakukan,” lanjutnya.
Djati juga menyebutkan bahwa mayoritas pedagang menunjukkan sikap kooperatif dan bersedia menempati los atau kios di lokasi baru. Untuk mendorong pedagang yang masih ragu, Pemkab Kudus berencana memberi insentif berupa diskon retribusi selama tiga bulan pertama penyewaan kios.
“Banyak pedagang yang setuju dipindah. Target kami, eksekusi dimulai pekan pertama Desember,” tambahnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus, Agus Sumarsono, menyampaikan bahwa proses sosialisasi kepada pedagang sudah dilakukan beberapa kali. Disdag juga telah berkoordinasi dengan manajemen Pasar Saerah terkait kesiapan lokasi.
“Kami sudah sosialisasi bersama pedagang sayur di Pasar Bitingan dan berdiskusi dengan manajemen Pasar Saerah. Mereka bersedia menyediakan tempat bagi seluruh pedagang yang direlokasi,” ujar Agus.
Ali Bustomi













