SRAGEN (SUARABARU.ID)– Aksi gotong royong warga Kampung Purworejo RT 26 A Desa Celep, Kecamatan Kedawung berhasil mewujudkan jalan cor beton di lingkungannya.
Jalan cor sepanjang 84 meter dengan lebar 4 meter, dibangun dari Dana Desa (DD) Celep dan iuran warga dengan jumlah total Rp 26,5 juta.
Karena kalau hanya dari Dana Desa, pengecoran tidak bisa tuntas sehingga butuh dukungan iuran warga.
“Warga juga menginginkan pengecoran jalan digarap secara gotong royong,” ujar Antok Sumanto, Seksi Pembangunan Jalan Cor Dukuh Purworejo RT 26 A Desa Celep, Kedawung, Selasa (25/11/2025).
Sebelum pengecoran, ada bangunan (buk) di samping rumah milik Kades Pengkok Sugimin Cokro yang menjorok ke jalan. Bangunan ada di ujung gang jalan kampung.

Jika tidak dibongkar, maka lebar jalan tidak bisa penuh selebar 4 meter karena terhalang buk itu. Namun melalui mediasi, persoalan bok sepanjang 10 meter lebar 30 cm itu boleh dibongkar. “Pak Kades Cokro merelakan bok untuk dibongkar,” tutur Antok Sumanto.
Ketua Panitia Pengecoran Jalan Suyatno menilai niat dan kemauan membangun masyarakat sangat bisa dibanggakan. “Itu bisa menjadi contoh bagi RT lain,” tutur Suyatno, mantan Sekretaris Desa Celep Sragen itu.
Dikatakan, saat Desa Celep akan ngecor jalan di Dukuh Purworejo RT 26 A, dana yang ada hanya cukup untuk mengecor jalan dengan panjang 73 m dan lebar 2,5 meter dengan ketebalan 10 cm.
Sejumlah warga kemudian membentuk kepanitiaan untuk memberesi pengecoran jalan agar bisa menjadi panjang 84 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan cor beton 10 cm.
“Dananya diperoleh ya lewat iuran warga,” tutur Suyatno yang akrab disapa Negro itu.
Camat Kedawung Endang Widayanti, SSTP, MSi menyambut gembira greget masyarakat yang sukarela ikut bergotongroyong dan mendanai mengecor jalan beton itu.
“Semangat warga layak diapresiasi,” ungkapnya. Camat Endang Widayanti didampingi Kades Celep Agus Woyo selain mengecek lokasi proyek jalan, juga mengecek proyek lain di wilayah Desa Celep, yakni proyek perbaikan SDN 3 Celep.
Anind













