JEPARA (SUARABARU.ID) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa SMP Kabupaten Jepara pada hari Kamis tanggal 20 November 2025 menyelenggarakan Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Perencanaan Pembelajaran Bahasa Jawa. Pelatihan yang berlangsung di SMPN 1 Jepara ini menghadirkan tiga narasumber yaitu Dra. Mariah, M.Pd., M. Sholichin, M.Pd dan Nova Malinda Shinta, S.Pd.
Pelatihan Pembelajaran mendalam ini diikuti kurang lebih 60 guru bahasa Jawa SMP negeri dan swasta di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Jepara dan diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkaya wawasan serta keterampilan pedagogis pendidik serta bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan metode pembelajaran.

Dalam paparannya Dra. Mariah, M.Pd. menyampaikan materi seputar konsep dan praktik pembelajaran mendalam yang berorientasi pada pemahaman konsep, pengembangan berpikir kritis, serta penguatan kemampuan kolaboratif siswa. Sedangkan M. Sholichin, M.Pd., dan Nova Malinda Shinta, S.Pd. menyampaikan materi tentang Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Mendalam materi mata pelajaran bahasa Jawa tingkat SMP.
Ketua MGMP Bahasa Jawa SMP Kabupaten Jepara M. Sholichin, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka Hari Belajar Guru. “Hari Belajar Guru” adalah kebijakan baru dari Kemendikdasmen nomor 5684/MDM.B1/HK.04.00/2025 untuk memberikan satu hari dalam seminggu bagi guru untuk pengembangan profesional berkelanjutan (PKB) secara kolaboratif, seperti melalui KKG, MGMP, dan MKKS, tanpa mengganggu jam belajar siswa.

“Tujuannya adalah untuk memperkuat kompetensi guru, mendorong refleksi dan berbagi praktik terbaik, serta membangun ekosistem belajar yang lebih baik di antara para pendidik sesuai dengan prinsip pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan,” ujar M. Sholichin, M.Pd.
Sementara Dra. Mariah, M.Pd. dalam sambutannya sebagai Pengawas SMP Kabupaten Jepara menekankan bahwa guru tidak cukup hanya menjadi penyampai materi, tetapi juga harus menjadi fasilitator yang membantu siswa menggali makna lebih dalam dari setiap pembelajaran. Lebih lanjut dalam materi Pembelajaran Mendalam ia menyaampaikan bahwa Pembelajaran Mendalam (PM) merupakan pendekatan yang dirancang untuk menjawab tantangan serta kebutuhan pembelajaran abad ke-21.

“Pendekatan ini memberikan ruang luas bagi guru untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis, sehingga peserta didik dapat mencapai pemahaman yang bermakna serta berkelanjutan”, jelasnya.
Antusiasme para guru begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif terlibat dalam diskusi dan sesi praktik yang interaktif bersama para narasumber. Suasana pelatihan dipenuhi semangat merdeka belajar untuk saling belajar dan berbagi, menciptakan ruang tumbuh yang positif bagi para pendidik.
Pada akhir sesi kegiatan dalam suasana penuh semangat, peserta secara aktif berdiskusi, bertukar gagasan, serta berkolaborasi menyusun RPP Pembelajaran Mendalam.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus berinovasi, memperkaya strategi pembelajaran, serta memastikan setiap siswa memperoleh pengalaman belajar terbaik.
Melalui Hari Belajar Guru ini, diharapkan terbangun budaya belajar sepanjang hayat bagi pendidik, sehingga kualitas pendidikan di lingkungan MGMP Bahasa Jawa SMP Kabupaten Jepara khususnya semakin meningkat dan diharapkan para guru dapat menerapkan metode deep learning di kelas, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan serta potensi siswa.
Pelatihan ini menjadi titik awal bagi lahirnya suasana belajar yang inspiratif, tempat para siswa tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan siap menghadapi dunia nyata.
Indria Mustika – M. Sholichin, M.Pd













