blank
Lokasi bukit yang longsor di Dusun Tlaga Desa Lamuk Kaliwiro Wonosobo. Foto : SB/dok RPB SAR

WONOSOBO (SUARABARU.ID) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kaliwiro memicu tanah longsor di Dusun Tlaga, Desa Lamuk, Kamis (20/11/2025).

Lokasi bukit yang longsor di Dusun Tlaga Desa Lamuk Kaliwiro Wonosobo. Foto : SB/dok RPB SAR

Longsor terjadi dalam rentang waktu pukul 14.30 hingga 18.30 WIB dan merusak empat rumah. Warga sekitar saat musibah longsor terjadi sempat mengalami kepanikan dan lari ke tempat yang aman.

Sejumlah penghuni harus diungsikan karena kondisi bangunan dinilai tidak aman. Longsor pertama terjadi di RT 04/04 Tlaga sekitar pukul 14.30 WIB.

Rumah milik Ahmad Taryono terkena longsor dari tebing setinggi 30 meter dan lebar 5 meter sehingga bagian kamar mandi hilang dan sebagian bangunan menggantung.

Penghuni diminta mengosongkan sebagian rumah dan tetap siaga. Jika rumah tidak dikosongkan sangat membahayakan bagi para penghuni karena tembok rumah retak parah.

Di lokasi yang sama, rumah Kaspan juga retak pada senderan dan berpotensi longsor, sementara rumah Ny. Jeminem mengalami kemiringan pada pondasi hingga penghuni harus diungsikan untuk menghindari risiko susulan.

Longsor kedua terjadi pada pukul 18.30 WIB di RT 05/04 Tlaga, menimpa rumah dan toko milik Miskun. Saat ini tim RPB SAR Kaliwiro siaga di lokasi menjaga kemungkinan longsor susulan kembali terjadi.

Korban Dievakuasi

blank
Tim RPB SAR Kaliwiro Wonosobo saat mengevakuasi perabot rumah milik korban. Foto : SB/dok RPB SAR

Bangunan mengalami rusak berat setelah material longsor turun dari bukit dengan radius 50 meter dan lebar 50 meter yang masih menunjukkan pergerakan tanah hingga malam hari.

Seluruh penghuni dan barang berharga dievakuasi dan area sekitar dibersihkan dari pohon-pohon rawan tumbang. Sementara rumah para korban dikosongkan karena sangat berbahaya jika tetap ditinggali.

Pemerintah Desa Lamuk segera melaporkan kejadian kepada RPB-SAR Kaliwiro melalui Babinsa dan diteruskan ke Polsek dan Kecamatan.

Tim gabungan kemudian melakukan asesmen cepat dan mengamankan warga dari area berisiko. Warga tetap diminta tenang dan dihimbau tidak kembali dulu ke rumah sebelum semua dalam kondisi aman.

Koordinator RPB SAR Kaliwiro, Habib, mengatakan begitu menerima laporan, pihaknya langsung asesmen ke lokasi. Personil RPB SAR langsung melakukan pengamanan lokasi dan mengevakuasi korban.

“Empat rumah terdampak dan pergerakan tanah di bukit atas rumah Pak Miskun masih aktif, sehingga warga berisiko kami evakuasi. Pemantauan terus kami lakukan,” terangnya.

Hingga saat ini tercatat 4 warga mengungsi, 6 warga bertahan dengan status siaga, serta tidak terdapat korban jiwa. Sejumlah titik di pekarangan dan jalan dusun juga tampak mengalami keretakan.

Pemantauan pergerakan tanah di area bukit Dusun Tlaga Desa Lamuk Kaliwiro Wonosobo masih terus dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan.

 

Muharno Zarka