blank
Polisi tengah melakukan penanganan kasus rumah milik seorang nasabah Bank Plecit yang diduga dibakar oleh orang tidak dikenal. Lokasinya di Dusun Gembol Lor, Desa Nungkulan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Rumah milik seorang nasabah bank plecit, diduga dibakar oleh orang tidak dikenal. Dugaan kasus pembakaran rumah di Desa Nungkulan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri ini, kini tengah dalam penanganan polisi.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Girimarto Iptu Sutarto melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, Jumat (21/11/25), menyatakan, rumah yang diduga dibakar tersebut adalah milik Heni Purwanti. Lokasinya di Dusun Gembol Lor, Desa Nungkulan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.

Kejadiannya berlangsung Kamis petang (20/11/25). Tidak ada korban jiwa, sebab saat api berkobar, rumah dalam keadaan kosong. Pemiliknya tengah bepergian. Peristiwa ini, menghebohkan masyarakat dan mengundang keprihatinan.

Polisi telah bergerak cepat melakukan penanganan dan melaksanakan serangkaian tindakan penyelidikan. Termasuk mengamankan lokasi dan meminta keterangan kepada sejumlah saksi.

Warga yang menjadi saksi menuturkan, tahu-tahu telah melihat nyala api dari bagian teras rumah. Tidak tahu siapa yang membakarnya. Tapi saat itu, saksi yang berada di sebelah barat rumah, sekelebat melihat dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor sport warna merah. Yang tergesa-gesa kabur meninggalkan halaman rumah, begitu api yang membakar rumah menyala berkobar.

Saksi lain, yang saat kejadian berada di kebun sisi utara rumah korban, sempat melihat ada motor sport berhenti di halaman. Ia mengira itu suami korban, namun beberapa menit kemudian, melihat kobaran api yang membesar, dan sepeda motor tersebut langsung kabur melaju ke arah barat.

Kepada petugas, pemilik rumah menyatakan saat terjadi kebakaran, sedang berada di rumah mertua. Akibat kejadian itu, satu set kursi yang berada di teras dan jendela rumah terbakar. taksir kerugian materi diprediksi skeitar Rp 5 juta.

Ancaman

Pamapta Polres Wonogiri bersama Polsek Girimarto langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi dan meminta penjelasan dari korban. Juga mengamankan rumah yang terbakar dengan memasang police line dan mengumpulkan barang bukti.

Polisi juga menelusuri informasi tambahan, bahwa korban kerap berurusan dengan bank plecit (renternir kelilingan), dan belakangan sering mendapat ancaman dari penagih.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menegaskan, bahwa penyelidikan masih terus berlangsung dan Polres Wonogiri memberikan atensi khusus terhadap kasus ini.

“Kami sudah memerintahkan jajaran, untuk mendalami seluruh keterangan saksi dan bukti yang ada,” tegas Kapolres. Setiap potensi motif, termasuk dugaan tekanan dari pihak penagih bank plecit, kini tengah ditelaah dan dilakukan pencermatan. Polres Wonogiri, bertekad mengungkap kejadian ini secara profesional.

Masyarakat diminta tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian. “Kami bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang,” tambah AKP Anom Prabowo.

Warga yang memiliki informasi tambahan terkait aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi, untuk segera melapor. Hal ini diperlukan petugas, dalam upaya mempercepat proses pengungkapan kasusnya.(Bambang Pur)