blank
Puluhan kader perempuan masuk dalam struktur pengurus di 20 DPC PKS Sragen, dilantik di Gedung Korpri, Sabtu (08/11/2025). Foto: Anind.

SRAGEN (SUARABARU.ID)— Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sragen Gunawan melantik  100 pengurus baru DPC PKS, di Gedung Korpri, Sabtu (08/11/2025). Dari 100 pengurus DPC yang dilantik, 40 % diantaranya kader perempuan.

“Ini bukti komitmen PKS terhadap penguatan peran perempuan dalam kepemimpinan partai dan ketahanan keluarga,” tutur Gunawan.

Dikatakan p‎elantikan itu  menjadi momentum penting bagi PKS Sragen dalam meneguhkan semangat kesetaraan peran dan kolaborasi antara kader laki-laki dan perempuan dalam perjuangan dakwah dan pelayanan publik.

‎‎”Keberadaan kader perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan kekuatan utama dalam membangun partai yang berkarakter, berempati, dan berorientasi pada keluarga,” ungkap Gunawan.

‎‎Perempuan adalah penjaga nilai, penopang ketahanan keluarga, sekaligus motor penggerak pelayanan sosial di masyarakat. Karena itu, PKS Sragen menempatkan peran mereka secara strategis dalam struktur partai.

‎‎Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BiPeKa) kini menjadi bidang wajib yang ada di 20 struktur DPC PKS se-Kabupaten Sragen.

‎Langkah ini merupakan implementasi visi K2P2 (Kader, Kaderisasi, dan Pelayanan Publik) yang menjadi fokus utama PKS Sragen dalam periode kepengurusan baru.

‎Sekretaris DPD PKS Sragen Muh. Fuad Aprianto menambahkan, penguatan peran perempuan di tubuh partai sejalan dengan semangat pemberdayaan keluarga sebagai fondasi ketahanan sosial masyarakat.

‎‎“Harapan kita ingin partai ini tumbuh bersama keluarga. Ketika perempuan kuat, keluarga kuat, dan partai pun akan kokoh. Karena itu, BiPeKa bukan hanya simbol, tapi menjadi jantung dari kerja-kerja sosial PKS Sragen di lapangan,” ujar Fuad.

‎‎Ketua BiPeKa DPD PKS Sragen Dwi Sugiyarti, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

‎“Banyak kader perempuan  yang juga pelaku UMKM. Melalui BiPeKa, kita ingin menumbuhkan kemandirian ekonomi keluarga dan membangun jaringan antar kader perempuan, agar mereka bisa tumbuh bersama dan saling menguatkan,” tutur Dwi.

Pemberdayaan Ekonomi

‎Ia menambahkan, pemberdayaan ekonomi dan ketahanan keluarga adalah dua hal yang saling terkait. Ketika perempuan diberi ruang, maka keluarga akan lebih kuat dan masyarakat menjadi lebih sejahtera.

‎Saat pelantikan, PKS Sragen juga meluncurkan Program Beras OREN, yaitu beras subsidi hasil panen kader PKS yang dikelola oleh Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BP2N).

‎Program ini menjadi bagian dari gerakan ketahanan ekonomi keluarga kader, yang tidak hanya berpihak pada petani, tetapi juga membantu kader perempuan dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

‎‎Pelantikan dihadiri oleh seluruh jajaran DPTD PKS Sragen dan 100 pengurus baru DPC dari 20 kecamatan di Sragen.

‎“PKS Sragen percaya, membangun bangsa harus dimulai dari keluarga,” tambah Gunawan. Dan di setiap keluarga, peran perempuan adalah kunci.

Maka partai ini akan terus memberi ruang, pelatihan, dan kepercayaan bagi kader perempuan untuk tampil dan memimpin.

Anind