blank
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kebumen Cokrominoto bersama staf Migrant Care dan sukarelawan PMI Kebumen menjemput jenazah TKW dengan ambulans di Bandara Kulonprogo, Rabu 5/11.(Foto:SB/Migrant Care).

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Seorang tenaga kerja wanita (TKW) atau pekerja migran asal Dusun Jatimalang, Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kebumen, Siti Ngulwiyah (54), dinyatakan meninggal dunia di Malaysia.

Terinformasi wanita itu meninggal dunia di Selangor Malaysia sejak 25 September lalu. Namun baru pada Rabu (5/11) ini jenazahnya bisa dikirim ke Indonesia, melalui Bandara Kulonprogo Yogyakarta.

Bahkan jenazah janda empat anak itu telah tiba di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA)  Kulonprogo pada Rabu (5/11) siang.

Meninggalnya perempuan yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Malaysia itu diungkap oleh Koordinator Migrant Care Kebumen Syaipul Anas.

Syaipul dan Staf Migrant Care juga ikut menjemput mayat korban bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kebumen Cokroaminoto dan ambulans PMI Kebumen.

“Saat ini jenazah Ibu Siti Ngulwiyah sudah tiba di Bandara Kulonprogo. Namun baru bisa keluar dari kargo Pukul 13.00,”terang Syaipul saat dihubungi Suarabaru.id.

blank
Staf Migrant Care Kebumen dan sukarelawan PMI dengan latar jenazah TKW di mobil ambulans, Rabu 5/11.(Foto:SB/Migrant Care)

Menurut Syaipul, awalnya pihak keluarga melapor ke Dinas Tenaga Kerja Kebumen, sekaligus meminta bantuan agar bisa memulangkan jenazah korban ke daerah asalnya.

Selanjutnya Dinas Tenaga Kerja Kebumen melapor ke Kementerian Perlindungan Pekera Migran Indonesia/Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, bahwa pada 25 September  ART tersebut telah meninggal dunia.

Sejak itu Kementerian berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Malaysia. Awalnya data  yang bersangkutan sulit dilacak karena pekerja migran atas namaSitu Ngulwiyah berangkat secara ilegal alias tidak melalui prosedur.

Siti Ngulwiyah diketahui telah meninggal dunia di Rumah Sakit Ampang Hospital, Ampang Jaya, Selangor, Malaysia, 25 September 2025. Ia berangkat ke Malaysia sebagai Asisten Rumah Tangga pada bulan Desember 2023 melalui jalur illegal. Wanita itu belum pernah pulang ke Indonesia hingga diperoleh kabar duka tersebut.

Kades Jatimulyo Kecamatan Alian Kebumen Nurchamid saat dihubunggi membenarkan, Siti Ngulwiyah merupakan warga Dusun Jatimalang RT 004/RW 003, Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian,

Menurut Nurchamid, dari data yang ada di desa memang tidak ada surat keluar mengenai keberangkatan Siti Ngulwiyah bekerja di luar negeri.

“Kami juga sempat bingung karena data di desa tidak ada surat keterangan  yang bersangkutan bekerja di luar negeri. Namun kami akui Siti Ngulwiyah warga desa kami, dan informasinya sudah lebih satu bulan meninggal di Malaysia”jelas kades.

Komper Wardopo