MAGELANG (SUARABARU.ID) – Rencananya dalam waktu dekat KONI Kota Magelang akan membentuk Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI).
Terkait itu, Ketua Umum KONI Kota Magelang Ali Sobri Sungkar didampingi sejumlah pengurus harian, Selasa lalu (28/10) belajar tentang BAPOPSI ke Kabupaten Sleman. BAPOPSI Sleman dipilih karena sudah berjalan cukup lama dan berpretasi.
Tugas BAPOPSI fokus pada pembinaan atlet usia dini. Badan ini nantinya menjadi badan fungsional di bawah naungan KONI Kota Magelang, yang pengurusnya terdiri dari berbagai unsur.
Rombongan yang dipimpin Ketua Umum KONI Kota Magelang, Ali Sobri Sungkar, diterima Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman Heru Saptono, dan Ketua BAPOPSI Sleman, Dwi Handoko Wiyoto.
Turut dalam rombongan Sekretaris Disdikbud Kota Magelang, Kepala SMP 11 Kota Magelang, Kabid Olahraga Disporapar Dwi Awan Putra, dan segenap pengurus KONI.
Ali mengatakan, pihaknya berencana membentuk BAPOPSI untuk fokus pada pembinaan atlet usia dini yang ada di sekolah-sekolah. Pelajar ini perlu disupport agar terus berkembang, dan dapat menjadi atlet andalan ke depannya.
“Seringkali KONI tidak bisa berbuat banyak untuk mendukung pembinaan atlet usia dini, karena kewenangan ada di OPD. Maka, dengan adanya BAPOPSI di bawah naungan KONI, ke depan bisa lebih dilakukan pembinaan,” ujarnya.
Dia menuturkan, pihaknya ingin mendalami cara Sleman dari awal membentuk BAPOPSI, apa saja program kerjanya, cara pembinaan dan terpenting penganggaran. Bahan-bahan ini dibawa ke Kota Magelang untuk menjadi pertimbangan ketika nanti akan dibentuk BAPOPSI Kota Magelang.
“Banyak input yang kita dapat dari pertemuan ini seputar BAPOPSI. Segera kita tindaklanjuti dengan pertemuan-pertemuan selanjutnya, untuk makin mengerucutkan kita membentuk BAPOPSI,” katanya.
Ketua BAPOPSI Sleman, Dwi Handoko Wiyoto yang juga Kabid Pembinaan Olahraga Dispora Sleman menyampaikan terima kasih atas kunjungannya KONI Kota Magelang beserta Disporapar dan Disdikbud ini.
Dia menerangkan, BAPOPSI merupakan salah satu dari tiga badan fungsional di bawah KONI. Selain BAPOPSI, ada Siwo (Seksi Wartawan Olahraga), dan PERWOSI (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia).
“BAPOPSI Sleman sudah terbentuk cukup lama, ide awalnya dari para guru olahraga. Latar belakangnya agar pembinaan atlet pelajar makin meningkat, dan mendapat dukungan anggaran berupa hibah,” tuturnya.
Dia menjelaskan, pengurus BAPOPSI Sleman terdiri beberapa unsur. Yaitu guru, praktisi, KONI, Dispora dan Disdik, serta unsur lain yang diperlukan. Setiap tahun mendapatkan alokasi anggaran melalui KONI untuk berbagai kebutuhan.
“Nilai anggarannya untuk tiga badan fungsional maksimal 5% dari hibah KONI. Tahun ini, BAPOPSI mendapatkan alokasi sekitar Rp 100 juta dan kita gunakan untuk berbagai kebutuhan, khususnya untuk ikut dalam event Gebyar Olahraga Pendidikan tingkat Provinsi DIY,” jelasnya.
Doddy Ardjono













