blank
Foti bersama pengajar dan 56 Peserta Pelatihan Pembelajaran Mendalam Tahab 2 Kab. Jepara

JEPARA (SUARABARU.ID) – Puncak pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi guru tahap 2 Kabupaten Jepara ditandai dengan digelarnya ”Pasar Ide dan Talkshow Berbagi Praktik Baik” pada Jumat, 17 Oktober 2025 di Aula SMP Negeri 6 Jepara. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian pelatihan pembelajaran mendalam yang telah berlangsung selama tiga bulan, sejak 30 Juli hingga 18 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara, Ratib Zaini, AP., M.Si., beserta jajaran pejabat dinas, perwakilan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah, pengawas sekolah, dan kepala sekolah.

blank
Dialog KepalaDisdikpora Jepara dengan peserta terkait dengan program-program sekolah.

Dalam sambutannya, Ratib menekankan pentingnya peran guru sebagai motor penggerak transformasi pendidikan. Ia mendorong agar inovasi pembelajaran yang telah dihasilkan dalam pelatihan dapat direplikasi secara luas di seluruh satuan pendidikan. “Kita ingin melahirkan generasi yang pintar dan berkarakter. Itu dimulai dari guru yang terus belajar dan berinovasi,” ujar Ratib penuh semangat. Ia juga menegaskan bahwa pembelajaran bermutu harus berlandaskan pada delapan Dimensi Profil Lulusan (DPL), tiga Prinsip, tiga Pengalaman, dan empat kerangka pembelajaran mendalam yang menyentuh ranah kognitif, afektif, dan psikomotor secara seimbang.

blank
Pengajar bersama peserta pelatihan

Ratib  juga berdialog bersama 4 peserta pelatihan dan memberikan apresiasi terhadap sejumlah praktik baik dilaksanakan di sekolah masing-masing, seperti ”Program Pengelolaan Sampah” dari SDN 6 Blingoh dan SDN 4 Krapyak, ”Pembiasaan Sholat Dhuha” dari SDN 5 Bringin, serta ”Program Penguatan Karakter dan Toleransi Antarumat Beragama” dari SDN 5 Cepogo dan SDN 2 Kunir. Berbagai praktik baik dan inovasi tersebut menjadi bukti nyata dan komitmen guru-guru kabupaten Jepara mengimplementasikan pembelajaran mendalam selama proses belajar dan keseharian belajar di sekolah.

blank
Kepala Disdikpora saat melihat pameran yang ditampilan oleh peserta pelatihan

Pelatihan ini diikuti oleh 56 guru dari 28 SD di Kabupaten Jepara. Peserta dibagi dalam dua kelas, Kelas 2A dibimbing oleh Agus Prianto, M.Pd. (SMPN 1 Jepara) dan Yuliati, S.Pd. (SDN 1 Kancilan), sedangkan Kelas 2B dibimbing oleh Upik Setyawan, M.Pd. (Disdikpora Jepara) dan Kusmiati, S.Pd.SD. (SDN 2 Kaliaman). Pembagian kelas ini bertujuan untuk memastikan pendampingan yang lebih optimal selama proses pelatihan.

Salah satu momen penting dalam acara puncak adalah pembukaan Pasar Ide, yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Dinas. Sebanyak 28 stan karya peserta menampilkan berbagai produk inovasi pembelajaran yang telah dikembangkan selama pelatihan.

blank
Kadisdikpora Ratib Zaeni bersama peserta pelatihan

Stan-stan tersebut menjadi ruang berbagi ide, dan bertukar inspirasi antar guru, serta memperlihatkan bagaimana praktik pembelajaran mendalam yang dapat diterapkan secara nyata di kelas. Pengunjung dan peserta lainnya sangat aktif “belanja ide”-menyerap inspirasi, berdiskusi, dan berbagi pengalaman tentang strategi pembelajaran yang berdampak positif bagi murid.

Kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow Berbagi Praktik Baik yang menghadirkan empat pemateri. Dari kelas 2A, Lailatul Maghfirah, S.Pd. (SDN 1 Kepuk) memaparkan “Strategi Implementasi Prinsip Belajar Pembelajaran Mendalam”, sementara Faiq Hidayat, S.Pd. (SDN 5 Cepogo) membagikan pengalaman “Tantangan Asyik Kuasai Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna dengan Menjadi Detektif Alam”.

blank
Upik Setyawan saat menyampaikan materi

Dari kelas 2B, Farida Nur Cahyani, S.Pd (SDN 1 Krasak) mengulas ”Praktik Baik Pembelajaran Berdiferensiasi yang Menyenangkan”, sedangkan Zuliana Lisa Andriyani (SDN 4 Bawu) mengangkat praktik ”Petualangan Cilik Penjaga Bumi”. Talkshow ini membuka ruang reflektif bagi peserta untuk menggali lebih dalam praktik pembelajaran aktif, kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada pengalaman belajar murid.

Puncak pelatihan pembelajaran mendalam tahap 2 ini tidak hanya menampilkan karya inovatif para guru, tetapi memperkuat semangat kolaborasi dan refleksi peserta pelatihan. Melalui Pasar Ide, guru memperoleh inspirasi segar untuk memperkaya wawasan dan strategi pembelajaran di kelas.

Sedangkan Talkshow meneguhkan nilai-nilai profesionalisme, kolaborasi dan refleksi dalam diri guru. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa guru-guru kabupaten Jepara menjadi pembelajar sepanjang hayat dan terus berinovasi untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berdampak Dari tangan-tangan penuh dedikatif dan kreatif para guru inilah diharapkan lahir generasi Jepara yang cerdas, berkarakter, unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kusmiati, S.Pd.SD. (Kepala SDN 2 Kaliaman/Pengajar Pembelajaran Mendalam Kab. Jepara)