KUDUS (SUARABARU.ID) – Gelaran PON Bela Diri Kudus 2025 telah memasuki hari ketiga dengan pelaksanaan yang berjalan lancar dan tertib. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Ryan Gozali menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian pertandingan sejauh ini.
“Kita sudah menjalankan PON Bela Diri selama tiga hari dan cabang Taekwondo sudah selesai. Semua berjalan cukup lancar,” ungkap Ryan, Rabu (15/10/2025).
Menurutnya, berbagai federasi olahraga bela diri memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan ajang nasional tersebut. Bahkan, beberapa federasi telah menyampaikan keinginan untuk menggelar Kejurnas di Kudus, khususnya di Djarum Arena Kaliputu.
“Banyak federasi yang menawarkan untuk menggelar Kejurnas di Kudus. Ini menjadi feedback positif yang sangat kami apresiasi,” tambahnya.
Ryan menyebut, saat ini masih berlangsung pertandingan gulat, tarung derajat, dan judo, sementara arena Taekwondo sudah mulai disiapkan untuk cabang pencak silat. “Semuanya bergulir cukup smooth sampai hari ini, belum ada kendala berarti,” ujarnya.
Djarum Siap Fasilitasi Kejurnas
Direktur Utama PT Djarum Victor R. Hartono menilai penyelenggaraan PON Bela Diri di Kudus menjadi momentum penting untuk mendorong sport tourism di daerah tersebut. Meski begitu, ia mengakui masih ada sejumlah hal yang menjadi bahan evaluasi, terutama soal keterbatasan infrastruktur.
“Ya seperti lahan parkir yang sempit atau tempatnya kurang luas. Tapi itu lah yang kami miliki,” ujarnya sembari tersenyum.
Victor menegaskan bahwa Djarum tetap terbuka untuk menyelenggarakan even-even besar lain di masa mendatang. Namun, hal tersebut tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan pengusaha.
“Kami mengundang pengusaha untuk berinvestasi membangun hotel di Kudus. Karena dengan even besar seperti ini, kebutuhan akomodasi sangat tinggi,” katanya.
Djarum Foundation Siap Fasilitasi Kejuaraan Nasional
Selepas PON Bela Diri 2025, Djarum Foundation juga membuka peluang untuk memfasilitasi kejuaraan single event seperti Kejurnas. Victor menyebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai induk organisasi olahraga untuk membicarakan peluang tersebut.
“Kalau waktunya cocok dan fasilitasnya mendukung, kami siap bekerja sama. Djarum Foundation ingin mengundang lebih banyak orang datang ke Kudus dan meramaikan sport tourism di sini,” jelasnya.
Komitmen Djarum
Victor menegaskan, Djarum memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembinaan olahraga nasional, baik melalui PB Djarum untuk cabang bulutangkis maupun dukungan sponsor bagi olahraga lain.
“Terutama untuk pembinaan atlet usia dini, Djarum akan tetap berkomitmen,” katanya.
Dalam nada bercanda, Victor menyinggung hasil survei yang menunjukkan bahwa Kudus termasuk kabupaten dengan anak-anak yang “paling malas bergerak”.
“Ya, biar anak-anaknya jadi lebih aktif. Berolahraga, ikut silat, atau apa saja—daripada main game terus,” ujarnya.
Ali Bustomi-Ryan













