SEMARANG (SUARABARU.ID) – Lebih dari seratusan siswa SMA menggeruduk gedung pameran Rumah PoHan di Jalan Kepodang 64, kawasan Kota Lama Semarang, Jumat 10 Oktober 2025.
Mereka datang untuk menyaksikan pameran arsip dan foto tentang Pertempuran Lima Hari di Semarang, yang tahun ini kisah bersejarah itu genap 80 tahun.Pameran itu bertajuk “Ketika Api Menyala di Semarang – 80 peringatan 80 tahun perang 5 hari di Semarang”
Mereka yang datang dari SMA Kolese Loyola lebih dari 70 orang beserta gurunya, kemudian SMA Karangturi sekitar 25 orang, dan SMA Negeri 14 Semarang. Selain para siswa SMA di kota Semarang juga hadir lebih dari 30 mahasiswa sejarah UPGRIS.
Rumah PoHan Exhibiton & Creative Space saat ini sedang menggelar pameran arsip dan foto tentang Pertempuran Lima Hari di Semarang, 9-17 Oktober 2025. Foto-foto yang menjadi dokumentasi kejadian bersejarah itu menampilkan peristiwa yang terjadi pada bulan Oktober 1945.
Sedangkan arsip berupa koran-koran yang memberitakan Pertempuran Lima Hari di Semarang, baik koran berbahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
Kurator foto dan arsip yang dipamerkan, Kesit Wijonarko, seharian kemarin tempat sibuk menerima para siswa dan melayani pertanyaan serta permintaan penjelasan dari para siswa.

“Saya tidak menyangka yang datang begitu banyak, meski tidak bersamaan, mereka datang berurutan. Saya bahkan tidak sempat minum apalagi merokok karena melayani para siswa itu,” ujar Kesit.
Kesit merasa bahagia, karena ternyata anak-anak sekarang masih punya kepedulian untuk menengok sejarah masa lalu, meski hanya lewat pameran.













