blank
Government & Public Relations Supervisor TIS Energy, Faisal Afif Pratama, bersama wartawan dari media lokal dari Semarang dan Grobogan dalam acara lokakarya media. Foto: TIS Energy

Melalui dukungan dalam kegiatan ini, TIS Energy berharap dapat terus memperkuat kemitraan dengan media lokal, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan berkelanjutan di sektor hulu migas.

Lokakarya Media

Selain UKW, kegiatan juga dirangkai dengan Lokakarya Media di Hotel Gumaya Tower Semarang, yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya. Hadir Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan. Dalam sambutannya, Anggono Mahendrawan memaparkan peran strategis SKK Migas dan KKKS dalam mencapai target produksi nasional.

Adapun narasumber yang hadir adalah anggota Dewan Pers Muhammad Jazuli yang membahas pedoman penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di media serta etika jurnalistik.

Kemudian Riza Primadi, jurnalis senior, pakar media dan komunikasi yang mengulas perkembangan model bisnis dan lanskap media di era digital. Kemudian Kristanto Hartadi, Direktur Eksekutif LPDS, yang menyampaikan apresiasi terhadap semangat para peserta UKW dan pentingnya peningkatan kapasitas wartawan secara berkelanjutan.

Lokakarya media bertajuk “Optimalisasi Peran Media dalam Mendorong Capaian Target Hulu Migas Nasional” ini diikuti 74 Pimpinan Redaksi dan perwakilan media, terdiri atas 11 peserta dari Jawa Tengah dan 63 peserta dari Jawa Timur.

blank
Anggota Dewan Pers M Jazuli menyampaikan materi tentang “Aturan Penggunaan AI dalam Jurnalistik” dalam lokakarya media SKK Migas-KKKS Jabanusa. Foto: wied

 

Menurut Anggono Mahendrawan, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pelaku industri hulu migas dan insan pers dalam membangun komunikasi publik yang transparan, kredibel, dan konstruktif.

“Keberhasilan industri hulu migas tidak bisa dicapai sendirian. Diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan media sebagai jembatan informasi agar masyarakat memahami tantangan sekaligus potensi besar sektor migas bagi daerah,” ujar Kepala SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan.

R. Widiyartono