blank
PB HMI gelar audiensi strategis dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Foto: Dok/HMI

Ketiga, HMI siap memanfaatkan jaringan nasional kadernya untuk menjadi mitra pengawasan partisipatif terhadap PIP, memastikan program tepat sasaran dan sesuai standar operasional.

Sementara itu, Ketua Bidang Litkesra PB HMI, Yusuf Sugiyarto menegaskan, bahwa PIP dan MBG seharusnya menjadi instrumen pemerataan pendidikan yang berdampak langsung pada siswa, bukan sekadar program formalitas.

“HMI siap menjadi mitra kritis sekaligus kolaboratif dalam mengawal agar PIP tersalurkan tepat sasaran. Kami memiliki jaringan kader di 267 kota/kabupaten yang siap melakukan pengawasan dan advokasi,” tegas Yusuf.

Audiensi PB HMI dengan Kemendikdasmen ini diharapkan menjadi langkah awal yang lebih konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan.

Dengan komitmen kolaborasi yang kritis dan konstruktif, HMI menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pengawal demokrasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun pendidikan nasional yang berkeadilan dan berdaya saing global.

Ning S