CHINA (SUARABARU.ID) – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas kerja sama internasional. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan resmi ke Fujian Polytechnic Normal University (FPNU), China, pada 24–28 September 2025. Kunjungan Kerjasama ini dipimpin langsung oleh Kepala UPT Layanan Internasional, Aprilia Riyana Putri, M.Pd., yang dipercaya menjadi perwakilan kampus dalam agenda kunjungan ini.
Kunjungan ini menandai langkah penting Unisnu Jepara dalam memperluas jejaring global, sekaligus mempertegas komitmen universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi luar negeri. Agenda kunjungan berfokus pada upaya untuk saling bertukar pengalaman dan memahami strategi pengelolaan perguruan tinggi di FPNU China, ini nantinya akan menjadi dasar penguatan kerja sama yang mencakup berbagai aspek, antara lain pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta penyelenggaraan kegiatan akademik Internasional.
Dalam keterangannya, Aprilia Riyana Putri, M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan yang diberikan. “Kunjungan ini sangat berarti bagi Unisnu Jepara sebagai pijakan awal dalam membangun hubungan akademik yang berkelanjutan. Kami tidak hanya datang menjalin kerja sama, tetapi juga berdiskusi langsung, bertukar pengalaman, dan merasakan suasana akademik di FPNU China,” ujarnya

Menurut Aprilia, melalui kerja sama dengan FPNU China, Unisnu Jepara membuka pintu yang lebih luas untuk kolaborasi Internasional. “Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen dalam pengembangan akademik, tetapi juga memperkuat kapasitas kelembagaan Unisnu Jepara di tingkat, sekaligus membawa manfaat nyata bagi kedua kampus,” tuturnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, kerja sama ini bukan hanya sebatas dokumen, melainkan langkah nyata untuk memperkuat kapasitas akademik Unisnu Jepara. “Kerja sama ini diharapkan segera ditindaklanjuti dengan program-program konkret seperti joint research, pengabdian masyarakat, student exchange, pertukaran dosen, maupun penyelenggaraan kegiatan akademik Internasional. Dengan begitu, manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh sivitas akademika Unisnu Jepara,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan kerja sama ini terlaksana berkat kolaborasi melalui ADOBSI (Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia) dan APPBIPA Jateng (Asosiasi Program Pendidikan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Jawa Tengah), yang ditangani langsung oleh Ketua APPBIPA Jateng sekaligus Ketua ADOBSI Indonesia, Dr. Wati Istanti, M.Pd., dosen UNNES.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Dr. Wati Istanti atas kesempatan yang diberikan kepada UNISNU Jepara untuk mengikuti kegiatan internasional ini,” ujar Aprilia Riyana Putri.
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, kegiatan ini telah disepakati untuk dilanjutkan melalui penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dan IA (Implementing Agreement) antara UNISNU Jepara dan FPNU China. Langkah ini menjadi dasar legal formal bagi berbagai program kolaboratif yang akan dijalankan, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, hingga penyelenggaraan kegiatan akademik Internasional.
Selain kunjungan kerjasama, Aprilia Riyana Putri, M.Pd. juga didapuk sebagai pembicara dalam seminar Internasional yang diikuti oleh civitas akademika FPNU China dan berbagai universitas mitra. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan tentang pentingnya potensi wisata bahari Indonesia, khususnya Jepara yang dikenal dengan keindahan Karimunjawa, serta kekayaan budaya berupa seni ukir Jepara yang telah mendunia. Penyampaian materi ini tidak hanya bertujuan mengenalkan kearifan lokal Jepara, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di bidang pariwisata, seni, dan budaya dengan universitas mitra luar negeri.
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, delegasi turut melaksanakan agenda visiting lecturer dengan mengajar mahasiswa di FPNU China. Aktivitas ini menjadi sarana pertukaran wawasan akademik sekaligus memperkenalkan perspektif pendidikan dan budaya Indonesia kepada mahasiswa di China sehingga memperluas jangkauan kontribusi pendidikan Unisnu Jepara di luar negeri.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Unisnu Jepara dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan berwawasan global. Melalui kunjungan ini, Unisnu Jepara siap menjawab tantangan Internasionalisasi kampus dan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa maupun dosen untuk berkembang di tingkat dunia.
Hadepe – Uswa













