blank
Sebuah bangunan di kompleks Candi Borobudur terbakar, Sabtu (20/9/25) sekitar pukul 00.22. Foto: dok

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Ruang Awadhana, Borobudur Cultural Center, terbakar pada Sabtu (20/9/25) sekitar pukul 00.22. Kendati demikian operasional Tempat Wisata Candi (TWC) Borobudur tetap berjalan normal.

Corporate Secretary (sekretaris perusahaan) Group Head PT TWC,Destantiana Nurina, dalam keterangan resminya hari ini (Sabtu 20/9/25) menyebutkan, kebakaran terjadi pada pukul 00.22 WIB dan api berhasil dipadamkan pada pukul 01.15 WIB, oleh tim internal PT TWB didukung pemadam kebakaran Kabupaten Magelang, serta tim gabungan berbagai pihak.

Ditegaskan bahwa pihaknya menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) kedaruratan kebakaran dengan kerangka kerja yang terstruktur dan terorganisir dengan baik, sehingga api dapat cepat dipadamkan. Selain itu juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kejadian menyebar lebih luas.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. “Kami masih mendalami kerugian dan dampak yang ditimbulkan, serta memastikan area yang terdampak sudah kita restriksi demi keamanan bersama,” katanya.

Sementara itu untuk operasional destinasi Taman Wisata Candi Borobudur masih tetap berjalan normal dan kondusif, dengan mengedepankan kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Dijelaskan, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh salah satu saksi internal sekitar pukul 00.22 WIB. Petugas keamanan yang sedang berjaga, melihat percikan api dari area gudang kebersihan di sisi timur gedung Awadhana. “Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” jelasnya.

Petugas keamanan segera melakukan upaya pemadaman awal dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun api menyebar dengan cepat. Petugas kemudian melaporkan kejadian itu dan segera menghubungi pemadam kebakaran Kabupaten Magelang.

“Api dapat dipadamkan sepenuhnya pada pukul 01.15 WIB. Proses pendinginan area dilakukan hingga pukul 02.10 WIB, untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa,” imbuhnya.

Ditandaskan lagi, destinasi Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) dan zona utama destinasi wisata tidak terdampak sama sekali oleh kejadian tersebut. Dia menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan wisatawan dengan memastikan operasional tetap berjalan normal. “Para pengunjung tetap dapat menikmati sunrise Borobudur, paket tour heritage, dan beragam program budaya yang berlangsung seperti biasa,” imbuhnya.

Manajemen PT TWC mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama tim pemadam kebakaran, TNI, Polri, dan BPBD, atas kesigapan dan kerja samanya dalam penanganan insiden itu. Selanjutnya, pihaknya kepolisian akan melakukan investigasi penyebab kebakaran.

“Kami akan melakukan langkah-langkah korektif untuk mencegah terulangnya kembali kejadian serupa. Juga memastikan peningkatan standar keamanan dan keselamatan di seluruh area destinasi wisata yang kami kelola untuk menjaga keberadaan destinasi dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung,” pungkasnya.

Eko Priyono