blank
Serah Terima Mesin Pembuatan Pelet oleh Ketua Tim PKM Antoni Yohanes, S.T., M.T., kepada Ketua Kelompok Tani Tambak Umbul Jaya Ahmad Zaenudin didampingi oleh anggota kelompok. Foto: Amaliya HR

KENDAL (SUARABARU.ID) – Untuk meningkatkan kemandirian dan menekan biaya produksi kelompok tambak, dosen Program Studi Teknik Industri Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang mengembangkan mesin pelet bagi Kelompok Tambak Umbul Jaya, Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal.

Kelompok Tambak Umbul Jaya sendiri berdiri sejak 2014 dan bergerak di bidang budidaya ikan bandeng. Namun, mereka menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya biaya pembelian pakan pelet dan ketergantungan pemasaran pada Pasar Ikan Kobong Semarang.

blank
Mesin Pelet hasil pengembangan PKM Dosen FTII Unisbank. Foto: Amaliya HR

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UNISBANK Semarang yang diketuai oleh Antoni Yohanes, S.T., M.T., bersama dua anggota tim yakni Muhammad Ali Ma`Sum, S.E., M.Cs dan Muhammad Ari Kurniawan, S.T., M.T.. Mahasiswa yang terlibat adalah David Satria Pradana dan Ivan Dwi Setyoko.

Tim melakukan pengembangan mesin pelet untuk mendukung kemandirian petambak dalam memproduksi pakan ikan sendiri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pelet pabrikan yang mahal.

Program ini dilaksanakan bersama mitra Kelompok Tambak Umbul Jaya yang berlokasi di Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

blank
Pelet hasil olahan dari Mesin Pelet  pengembangan dari Tim PKM Dosen FTII Unisbank. Foto: Amaliya HR

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian program sejak 27 Maret 2025, 3 Juni 2025, dan 21 Juni 2025, berupa sosialisasi, peninjauan lapangan, hingga diskusi kelompok. Pemasangan panel surya direncanakan dilakukan tahun 2025 di lokasi tambak dekat rumah Ketua Kelompok Tani Tambak Umbul Jaya. Kemudian pada tanggal 14 September 2025 Tim PKM UNISBANK juga melaksanakan serah terima mesin Pembuatan Pelet Tenaga Matahari kepada Ketua Kelompok Tani Tambah Umbul Jaya.

Ketua Kelompok Tani Tambak Umbul Jaya Ahmad Zaenudin mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah dari Tim Pkm UNISBANK Semarang, mesin ini akan dimanfaatkan oleh anggota kelompok tani tambak untuk memproduksi pelet pakan ikan.

Menurut Antoni Yohanes, penggunaan mesin pelet  diharapkan dapat menurunkan biaya produksi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat posisi tawar petambak dalam pemasaran ikan. Selain itu, teknologi ini memanfaatkan energi terbarukan sehingga ramah lingkungan.

Ketua Kelompok Tani Tambak Umbul Jaya, Ahmad Zaenudin, menyampaikan terima kasih atas dukungan hibah PKM UNISBANK. Ia berharap mesin tersebut dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha budidaya bandeng.

Program PKM ini didukung pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek).

Amaliyatul HR